Taslim Syahlan: Moderasi Beragama Investasi Jangka Panjang untuk Merawat Kerukunan

 

Ketua Forum Kerukunan Umat Beragama ( FKUB ) Provinsi Jawa Tengah KH.Taslim Syahlan


Kasihinfo.com Semarang – Ketua Forum Kerukunan Umat Beragama ( FKUB ) Provinsi Jawa Tengah KH.Taslim Syahlan mengatakan bahwa Moderasi beragama merupakan investasi jangka panjang dalam upaya merawat kerukunan di masyarakat. 


Hal itu disampaikan Taslim Syahlan saat menghadiri acara sosialisasi penguatan moderasi beragama bagi FKUB dan Admin KUB Kankemenag di Jawa Tengah Jumat (18/8/2023) di Hotel Novotel Semarang.


Menurutnya berbagai elemen masyarakat  penting untuk mendapatkan sosialisasi tentang Penguatan Moderasi Beragama yang diadakan oleh Kanwil Kementerian Agama Provinsi Jawa Tengah sejak Kamis  (17/8/2023).


Bertindak sebagai narasumber Kepala pusat ( Kapus ) Kerukunan Umat Beragama (KUB) Kantor Kemenag RI DR. Wawan Junaidi  dan dari Pokja KUB yang diselenggarakan Kantor Wilsyah Kemenag Provinsi Jawa Tengah.


Taslim Syahlan menyampaikan strategi penguatan moderasi beragama dengan dspat dilskukan dengan cara  menggerakkan indikator moderasi beragama di masyarakat.


"Kits gerakan komitmen kebangsaan, gerakan toleransi aktif, gerakan anti kekerasan, serta akomodatif terhadap budaya lokal di masyarakat" katanya.


Dijelaskan juga mengenai bagaimana seharusnya selalu berpikir moderat dalam kehidupan sehari-hari. Dirinya juga berpesan agar seluruh tokoh agama dapat senantiasa menjadi penggerak Moderasi Beragama. 


"Penting juga untuk melakukan sinergitas dengan pemangku kepengtingan dalam rangka penguatan moderasi beragama, baik itu Pemerintah Daerah, Kementerian Agama, Tokoh lintas  Agama maupun Tokoh Masyarakat." katanya.


Taslim juga menjelaskan bahwa kini sudah ada 19 Desa Kerukunan yang tersebar diseluruh wilayah Jawa Tengah, yang nantinya akan direalisasikan di seluruh desa se-Jawa Tengah.


“Intinya, Moderasi Beragama merupakan investasi jangka Panjang untuk merawat kerukunan antar umat beragama dan peradaban Indonesia Inklusif,” pungkasnya. ( *Moch.Isnaeni*)

Lebih baru Lebih lama