Ida Pangelingsir : Serukan Pemilu Damai Untuk Wujudkan Cita-cita Bangsa

 


 



DENPASAR ---  Ketua Umu Asosiasi Forum Kerukunan Umat Beragama (FKUB) Indonesia Ida Pangelingsir Agung Putra Sukahet, menyerukan  kepada semua pihak untuk mewujudkan pemilu damai  dan tetap menjaga kerukunan antarumat beragama sebagai sarana  untuk  mewujudkan  Cita-cita  bangsa. Ha tersebut disampaikan  Ida Pangelingsir di Denpasar, Selasa ( 13/2/2024 ).

 

Menurut Ida Pangelingsir terkait upaya menjaga dan menciptakan kerukunan antarumat beragama serta menjalankan proses pemilu yang damai  ia memandang  perlu  menyampaikannya secara langsung kepada sejumlah  stake holder dan para tokoh di Denpasar dan di seluruh tanah air Indonesia, dengan harapan untuk disebarluaskan.


Ida Pangelingsir Agung Putra Sukahet selaku Ketua Umum Asosiasi FKUB Indonesia menyatakan siap untuk menangkal sekaligus meluruskan berita-berita hoaks dan fitnah yang banyak bertebaran di daerah-daerah. Melalui perwakilan berbagai majelis agama yang ada dalam FKUB, pihaknya akan selalu memasyarakatkan soal toleransi dan mencegah merebaknya berita-berita bohong (hoaks).

 

"Dalam berbagai kesempatan kami selalu mengumandangkan dan menyerukan, agar seluruh rakyat Indonesia menjadi pemeluk-pemeluk agama yang baik, sekaligus menjadi warga negara yang baik. Kalau sudah menjadi pemeluk agama yang baik, menjadi warga negara yang baik, maka tidak ada lagi hoaks, fitnah, kebohongan, dan sebagainya," harapnya. 


Menurutnya  kepentingan bangsa  adalah  tetap terjaminnya kerukunan,  perdamaian, dan keamanan  sehingga  bisa membangun  yang  lebih  baik  untuk  kesejahteraan masyarakat.  

                                

"Selama pelaksanaan pesta demokrasi, termasuk pelaksanaan pemilu pada 14 Februari  2024 besok pagi harus diupayakan semaksimal mungkin agar antarumat beragama tetap rukun. Kita laksanakan dengan seluruh itikad kebaikan untuk menyukseskan pemilu. Ini adalah kewajiban moral kita," ujarnya.                             


Dikatakan  dalam  penyelenggaraan pemilu kepentingan bangsa  hendaknya ditempatkan diatas kepentingan  individu, suku, ras/ golongan dan partai politik.                                      


 "Semua pihak baik  tokoh-tokoh lintas agama dan tokoh masyarakat hendaknya  menjadikan pemilu ini sebagai hajatan yang menggembirakan, saling menguatkan dalam kehidupan  keluarga yang aman, damai dan sukses. 


"Apapun hasil pemilu besok patut kita syukuri  sebagai  kemenangan bersama untuk mewujudkan Cita-cita bangsa Indonesia yang lebih baik" pungkasnya.  (*Moch.Isnaeni* )

Lebih baru Lebih lama