DPD Permadani Klaten Wisuda Purna Wiyata Kursus Panatacara Dan Pamedhar Sabda Bregada XXII

 

Wisuda purna wiyata kursus panatacara dan pamedhar sabda bregada XXII di pendopo pemkab Klaten. Minggu, (30/11/2025).


KLATEN - Dewan Pengurus Daerah (DPD) Persaudaraan Masyarakat Budaya Nasional Indonesia (Permadani) Kabupaten Klaten melakukan wisuda purna wiyata kursus panatacara dan pamedhar sabda bregada XXII di pendopo pemkab Klaten. Minggu, (30/11/2025).


Dalam laporannya, Ketua DPD Permadani Kabupaten Klaten, Krat. Harmintono Hardi Budoyonagoro, A.P mengatakan, DPD Permadani Kabupaten Klaten saat ini telah berhasil menyelesaikan Kursus Panatacara dan Pamedar Sabda Bregada XXII, yang dimulai tanggal 6 Mei sampai dengan 14 Nopember 2025, bertempat di Kompleks RSPD Klaten, dengan metode Andragogi, 60 % paktek dan 40 % teori.


Kursus dapat terlaksana 50 kali tatap muka, seminggu 2 kali, dengan jumlah waktu 120 jam, sedangkan jumlah siswa 114 orang.


“ Setelah melalui proses dan penelitian secara mendalam dan seksama, atas siswa yang telah memenuhi tugas dan kewajiban selaku siswa selama kursus, termasuk Pendadaran Tertulis dan Pendadaran Praktek, diputuskan bahwa, siswa sebanyak 91 orang dinyatakan Lulus, yang terdiri atas 40 orang perempuan dan 51 orang laki-laki,” katanya.


Selain pelaksanaan wisuda, dalam kesempatan tersebut juga dilakukan wisuda pamong (mengukuhkan pengurus) DPD Permadani Kabupaten Klaten Periode 2024-2028 oleh Drs. Yohannes Eko Sarwono, M.Pd., Ketua DPW Permadani Provinsi Jawa Tengah setelah sebelumnya dilakukan musda IV pada tanggal 14 Desember 2024 tahun lalu.


Ketua DPW Permadani Provinsi Jawa Tengah Drs. Yohannes Eko Sarwono, M.Pd., mewisuda pamong (mengukuhkan pengurus) DPD Permadani Kabupaten Klaten Periode 2024-2028.


Dengan pengukuhan pengurus harapanya, DPD Permadani Kabupaten Klaten, mampu menjalani dan menggerakkan roda Organisasi Permadani Kabupaten Klaten, termasuk sumbangsih wisudawan/wisudawati yang senantiasa menggali, dan mengembangkan budaya yang dapat mengharumkan nama Permadani di Kabupaten Klaten, syukur dapat bermanfaat di kancah Nasional.


Seperti diketahui, Wisuda Purna Wiyata Panatacara dan Pamedar Sabda (Kursus berbahasa Jawa) ini merupakan proses pembelajaran MC berbahasa Jawa yang dilaksanakan 50 kali tatap muka masing-masing 120 jam, dengan metode Andragogi, 60 persen praktek dan 40 persen teori. Sedangkan 1 dwija (guru) praktek melayani 10 siswa, termasuk meliputi cara berbicara dengan tata krama dan sastra Jawa, baik cara merangkai maupun mengucap kata dengan jelas, benar, dan indah namun dapat dipahami oleh orang lain karena disampaikan dalam teknik berolah suara, olah rasa, olah sikap, serta olah napas yang baik, benar dan indah.


Kursus Panatacara atau MC berbahasa Jawa ini akan mempermudah siswa dalam memberikan pelayanan kepada masyarakat seperti untuk pasrah penganten, tampi lamaran penganten maupun pambagyaharja. Demikian sesorah pada orang meninggal dunia, maupun peristiwa atau kegiatan-kegiatan yang lain.


Peserta pawiyatan terdiri atas berbagai latar belakang, baik usia, disiplin ilmu, strata lingkungan, strata pendidikan dan latar belakang pekerjaan yang majemuk. Ada yang berpendidikan SD sampai paska sarjana.


Menurut catatan, sejak berdirinya DPD Permadani Kabupaten Klaten, pada hari Senin Legi, 14 Juli 2003, sampai prosesi wisuda saat ini, warga Permadani di Kabupaten adalah sebanyak 652 orang, terdiri dari lulusan Bregada Pertama sampai dengan lulusan Bregada XXII, termasuk Anggota Kehormatan Permadani Kabupaten Klaten sebanyak 4 orang (Ibu KMA. Hj. Sri Mulyani Laksmito Arum, S.M., M.M., Bapak KRA.Hamenang Wajar Ismoyo Yudonagoro, S.I.Kom., Bapak Sri Nugroho, S.I.P., M.M., dan Bapak Drs. Sri Yunanta, M.M., M.Si. (ist) 


Lebih baru Lebih lama