Hadir Dalam Festival Al-Qur’an 6 Di Klaten, Mendikdasmen Apresiasi MBS Klaten Karena Telah Lahirkan Ribuan hafidz dan hafidzah

 

Menteri Pendidikan Dasar dan Menengah, Republik Indonesia, Profesor Abdul Mut’I.

KLATEN – Pondok Pesantren Muhammadiyah (MBS) Klaten menggelar puncak kegiatan dakwah Festival Al-Qur’an 6 yang digelar di Graha Bung Karno, Kelurahan Buntalan, Kecamatan Klaten Tengah, Klaten, Jawa Tengah. Minggu,(08/02/2026).


Turut hadir Menteri Pendidikan Dasar dan Menengah, Republik Indonesia, Profesor Abdul Mut’I, yang diikuti lima ribuan santri tingkat dasar dan menengah.


Mudir MBS Klaten, H.M. Fachrudin Sasmita menerangkan jika kegiatan tersebut diikuti sekitar 5.400 peserta dari tingkat dasar dan menengah. Dari Jumlah tersebut panitia melakukan seleksi dan mengambil dua ribu peserta untuk dilakukan wisuda tahfidz pada hari ini.


“Alhamdulillah Men dikdasmen bisa menghadiri kegiatan puncak Festival Al-Qur’an ini sebagai penyemangat bagi kami kedepan bagaimana kegiatan ini semakin banyak melahirkan  para hafidz hafidzah, sebagai generasi  yang berakhlak  qur’ani”,terangnya.




Ia menambahkan jika Al-Qur’an berperan krusial sebagai fondasi utama pendidikan karakter melalui penanaman nilai-nilai moral, etika, dan keteladanan yang bersumber dari wahyu.


“ Melalui metode membaca, mengamalkan, dan mengajarkannya, Al-Qur’an membentuk pribadi Qur’ani yang beradab, berintegritas, dan bertauhid. MBS Klaten terus berkomitmen mendukung Kebijakan Kemendikbud terkait penguatan karakter melalui pendidikan di pesantren,” Katanya.


Dalam kesempatan tersebut Men dikdasmen Profesor Abdul Mut’I memberikan apresiasi kepada MBS Klaten, yang telah berperan penting dalam melahirkan para hafidz dan hafidzah, hadir ditengah masyarakat dengan akhlaq yang qur’ani.


“ Saya turut menyampaikan apresiasi kepada MBS Klaten, Dimana telah berkontribusi melahirkan para hafidz dan hafidzah, hadir ditengah masyarakat dengan akhlaq yang qur’ani, yang dapat ikut membantu menyelesaikan berbagai persoalan pendidikan di Indonesia”, Katanya.


Men dikdasmen menambahkan, ia sering mendapatkan aduan bentuk kekerasan dalam bidang Pendidikan. Hal tersebut menjadi keprihatinan Bersama dan menjadi prioritas untuk dilakukan penyelesaian dengan sinergitas berbagai elemen Masyarakat salah satunya bidang Pendidikan yaitu MBS Klaten.


"Mari Bersama-sama, bergotong-royong untuk mengatasi, meminimalisir bahkan menghilangkan berbagai tindak kekerasan dalam bidang Pendidikan,”Pungkasnya.

Lebih baru Lebih lama