Wapres Gibran Rakabuming Raka aktif dalam mendorong ekonomi syariah

Harianto Solichin bertemu dengan Wapres Gibran Rakabuming Raka di Jakarta Senin ( 9/2/2026 ).


JAKARTA --- Wapres Gibran Rakabuming Raka aktif dalam mendorong ekonomi syariah dan melakukan berbagai kunjungan kerja terkait pembangunan.


Hal itu disampaikan  Harianto Solichin usai bertemu dengan Wapres Gibran Rakabuming Raka di Jakarta   Senin ( 9/2/2026 ).


Saat  pertemuan tatap muka langsung antara Harianto Solichin dan Wapres Gibran Rakabuming Raka  keduanya sepakat mengembangkan ekonomi syariah  seperti berdirinya Menara Syariah ini.


"Wapres Gibran sangat mendukung berdirinya Menara Syariah dan pengembangan ekonomi syariah di Indonesia" kata HariantoSolichin.


Harianto menjelaskan terkait Menara Syariah PIK 2 yang merupakan proyek kolaborasi PT Fin Centerindo Dua, PT Bangun Kosambi Sukses(Agung Sedayu Group dan Salim Group) dan Matrix Concepts Holding Berhad dari Malaysia.


Komisaris Utama Menara Syariah, Harianto Solichin, aktif mempromosikan Menara Syariah sebagai pusat ekonomi dan keuangan Islam.


Wapres Gibran Rakabuming Raka menegaskan komitmen pemerintah dalam membangun ekosistem ekonomi syariah yang inklusif sejak  tahun 2025. 


Menurut Harianto,Wapres menaruh perhatian besar akan tumbuhnya ekosistem ekonomi syariah skala global. 


"Menara Syariah diharapkan menjadi pasar ekonomi syariah secara global, dengan adanya ekosistem ini yang dibangun di Banten," katanya.


Menurut dia, kehadiran Menara Syariah, yang akan menjadi pusat aktivitas bisnis dan pendidikan syariah, sebagai wujud dari konsistensi Indonesia dalam kebijakan bauran ekonomi.


"Bauran strategi ini bermakna penting bagi pembangunan nasional yang berkelanjutan dan berkeadilan. Sebab tantangan pembangunan bukan semata meraih pertumbuhan ekonomi setinggi-tingginya, namun memastikan pertumbuhan yang diraih benar-benar mampu menafkahi masyarakat sampai lapisan bawah," ujarnya.


Banten kata Harianto memiliki potensi besar bagi pertumbuhan kawasan industri baru dan kawasan industri khusus berbasis industri halal di bidang kuliner, fesyen, wisata, maupun keuangan syariah.


"Semoga dari Banten ini menjadi langkah awal memajukan industri halal di Indonesia." katanya.


Sebelumnya, Harianto Solichin, Komisaris Menara Syariah mengutarakan akan bekerja sama dengan berbagai pihak dalam upaya mengoptimalkan aktivitas bisnis, keuangan, dan pendidikan ekonomi syariah di Menara Syariah. Nantinya, gedung itu akan menjadi wadah tercipta ekosistem ekonomi syariah skala nasional dan internasional.


Dicontohkannya, PT Fin Centerindo Satu (FCS), selaku pengelola Menara Syariah telah menggandeng lima perguruan tinggi di Malaysia dan tiga perguruan tinggi di Brunei Darussalam dan sekitar 30 lebih Universitas dalam negeri untuk membuka pendidikan terkait perekonomian syariah. Pihaknya telah menandatangani nota kesepahaman (memorandum of understanding) dengan sejumlah perguruan tinggi di negara jiran itu sejak April 2025( *Moch.Isnaeni*)

Lebih baru Lebih lama