Permudah Pelayanan, 16 Desa Di Gantiwarno Gunakan Aplikasi Srikandi

 


Klaten – Ada saja gebrakan yang dikakukan oleh kecamatan Gantiwarno kabupaten Klaten. Selasa pagi,(21/4/2026) kecamatan melounching aplikasi Srikandi masuk desa. Secara simbolis, lounching aplikasi dilakukan oleh Bupati Klaten Hamenang Wajar Ismoyo, disamping Camat Gantiwarno, Forkopimcam, serta seluruh kepala desa yang ada di Gantiwarno.


Aplikasi Srikandi sendiri adalah sebuah aplikasi surat menyurat berbasis web, yang sudah digunakan diseluruh desa di kecamatan Gantiwarno yaitu di 16 desa.


Camat Gantiwarno, Veronica Retno Setyaningsih menjelaskan, penggunaan aplikasi untuk mempermudah pelayanan kepada masyarakat.


“ Jadi kalau berkirim surat baik dari kecamatan ke desa atau sebaliknya, sudah tidak perlu pakai kurir dan tidak perlu di cetak, bisa melalui aplikasi ini,” katanya.




Camat Retno menambahkan, tanda tangan kepala desa sudah pakai barcode, jadi dimanapun bapak atau ibu kepala desa bisa melakukan tanda tangan. Ini mempercepat pelayanan, sehingga pelayanan publik menjadi baik.


Penggunaan aplikasi dilakukan, yang pertama ingin melakukan penghematan atau efisiensi, kaitan penggunaan kertas. Kemudian kaitan jarak, dan waktu karena harus mengirim surat dengan menggunakan kurir, keliling ke 16 desa, dan jaraknya jauh.


Yang sering menjadi kendala, kepala desa banyak kegiatan kemasyarakatan, jadi kadang-kadang pelayanan kepada masyarakat terhambat akibat belum ada tanda tangan kepala desa.


Dengan aplikasi tersebut, kepala desa walau ada kegiatan lainnya tetap bisa melayani administrasi yang ada dikantor sehingga pelayanan menjadi lebih cepat.


“ Insya Allah kami jadi yang pertama di kabupaten Klaten dan bahkan di Provinsi Jawa tengah, atas penggunaan aplikasi Srikandi untuk mempermudah pelayanan kepada masyarakat.


Bupati Klaten Hamenang Wajar Ismoyo memberikan apresiasi atas ide gagasan dan penggunaan aplikasi tersebut dalam pelayanan kepada masyarakat.


“ Hari ini, maturnuwun, kecamatan Gantiwarno yang pertama menggunakan aplikasi dalam pelayanan di seluruh desa. Karena kita tahu bahwa roh dari pemerintahan adalah pelayanan kepada masyarakat. Kalau kita semakin bisa menjawab tantangan jaman, dan mempercepat pelayanan tentu kita akan memiliki point plus,” kata Bupati.


Bupati menambahkan, dengan memanfaatkan kecanggihan teknologi, saat ini pak lurah, dan Bu lurah kalau mau tanda tangan tidak harus dikantor, artinya dimanapun kepala desa bekerja, tetap bisa memberikan pelayanan administrasi yang ada di kantor.


“ Ini menjawab keluhan dan aduan dari warga masyarakat di aplikasi lapor masbup, dimana dengan adanya aplikasi tersebut, keluhan cari tanda tangan kepala desa susah, urus administrasi didesa agak lama karena kepala desa tidak ada, tidak akan terjadi lagi,” harapnya.


“ Hebatnya lagi, yang memulai menggunakan aplikasi tersebut adalah desa dan kecamatan yang ada di perbatasan , bukan yang ditengah kota. Kita patut bersyukur memiliki para kepala desa yang hebat dan ibu camat yang sat set das des,” pungkasnya.


Sedangkan kepala desa Gentan SudimanTepo mengaku, keberadaan aplikasi tersebut sangat membantu kepala desa, dan membuat pelayanan kepada masyarakat semakin prima, dan cepat, berkat kerjasama sama antara desa dan kecamatan.


“ Insya Allah nantinya masyarakat di Gantiwarno tidak akan kecewa ketika membutuhkan surat menyurat, ketika tidak bisa ketemu dengan kepala desa, karena tetap bisa mendapatkan pelayanan dengan aplikasi tersebut,” jelas Tepo. (HRD)


Lebih baru Lebih lama