Belajar Toleransi, FKUB Demak Berkunjung Ke Kabupaten Klaten

FKUB Kabupaten Demak berkunjung ke kabupaten Klaten. Rabu, (10/06/2026).


Klaten kasihinfo.com – Ketua Forum Kerukunan Umat Beragama ( FKUB ) Kabupaten Klaten Jawa Tengah KH. Syamsuddin Asyrofi mengatakan bahwa Paguyuban Kerukunan Umat Beragama ( PKUB ) Desa/ Kelurahan dan Kecamatan dengan para tokoh lintas agama di tingkatannya masing-masing menjadi garda terdepan untuk merawat kerukunan di masyarakat.


Hal itu disampaikan Syamsuddin Asyrofi saat hadir menjadi nara sumber dalam acara studi tiru FKUB Kabupaten Demak ke FKUB Kabupaten Klaten di RM. New Merapi Resto Klaten, Rabu ( 10/6/2026 ).


Ia mengatakan bahwa untuk penguatan Paguyuban Kerukunan Umat Beragama (PKUB ) Desa/ Kelurahan di Kabupaten Klaten sangat diperlukan dengan pembinaan dan pendampingan kepada PKUB Kecamatan dan Desa/ Kelurahan yang baru saja dikukuhkan beberapa waktu yang lalu.


Menurutnya PKUB Desa/Kelurahan merupakan wadah berhimpunnya para tokoh lintas agama dan tokoh masyarakat yang ada di setiap Desa/ Kelurahan di wilayah Kabupaten Klaten.


“Melalui PKUB sebagai wadah bertemunya para tokoh lintas agama dan tokoh masyarakat di Desa/ Kelurahan merupakan sarana yang efektif untuk merawat kerukunan.” katanya.


Dikatakan bahwa para tokoh agama dan tokoh masyarakat di Desa/Kelurahan itu menjadi penggerak bagi masyarakat dalam merawat kerukunan.


Itulah sebabnya PKUB Desa/Kelurahan di masyarakat menjadi penggerak dan pemrakarsa serta menjadi garda terdepan dalam merawat kerukunan.


“Kabupaten Klaten sebagai daerah pertanian yang diapit Yogya dan Solo ini memiliki keberagaman dan heterogennya di masyarakat, sehingga upaya merawat kerukunan terus dilakukan melalui tokoh lintas agama. Itulah sebabnya semua pihak didorong untuk menggerakkan masyarakat mewujudkan masyarakat sadar kerukunan. Sudah barang tentu hal ini membutuhkan kondisi masyarakat yang kondusif dan rukun” katanya.


FKUB dan PKUB Kecamatan dan PKUB Desa/Kelurahan memiliki peran oenting dakam berikhtiar merawat kerukunan dan oleh karena itu acara pembinaan, dan penguatan serta adanya Forum dialog untuk penguatan PKUB Kecamatan dan Desa/Kelurahan setempat sangat diperlukan.


" FKUB Kabupaten Klaten menyambut baik dan senang dengan kehadiran pengurus FKUB Kabupaten Demak untuk agenda studi tiru dan berdialog dengan FKUB Kabupaten Klaten." katanya.


“Kami sampaikan terima kasih kepada pengurus FKUB Kabupaten Demak yang telah hadir dan memberikan kepercayaan FKUB Kabupaten Klaten untuk studi tiru ini dalam rangka melakukan penguatan untuk merawat kerukunan” katanya.


Sebagaimana diketahui sebanyak 401 Paguyuban Kerukunan Umat Beragama (PKUB) tingkat Desa/Kelurahan terdiri dari 4.544 orang se- Kabupaten Klaten yang telah dikukuhkan Bupati Klaten saat itu dan pengurus PKUB Kecamatan dengan jumlah pengurus 429 orang di 26 kecamatan.


Ketua FKUB Klaten KH. Syamsuddin Asyrofi mengatakan bahwa PKUB Kecamatan dan Desa/Kelurahan saat ini telah menginspirasi daerah lain dalam merawat kerukunan di masyarakat sekaligus menjadi contoh dan panutan betapa pentingnya mewujudkan, menjaga, dan merawat kerukunan itu dalam kehidupan sehari-hari.


“PKUB menjadi forum yang langsung menjangkau masyarakat dan sebagai garda terdepan dalam merawat kerukunan umat beragama" pungkasnya.



Ketua Forum Kerukunan Umat Beragama (FKUB) Kabupaten Demak dr. Fuad Al Hamidy mengatakan, kunjungannya tersebut dalam rangka belajar toleransi beragama , karena menurutnya toleransi di Klaten sangat baik.


“ Kami bersyukur bisa berkunjung ke FKUB Kabupaten Klaten dan diterima dengan baik. Kami ingin belajar dari fkub Klaten, karena toleransi yang terjadi di kabupaten Klaten sangat baik. Ini tadi sudah dapat banyak ilmu, nanti yang sesuai dengan kondisi Demak, nanti bisa kita terapkan,” katanya.


Ia menambahkan bahwa toleransi yang terjadi di Klaten itu tidak hanya terjadi di kota, tetapi toleransinya itu betul-betul sampai ke bawah, sampai ke tingkat RT.


“ Menurut kami tingkat toleransi di Klaten sangat baik. Tidak hanya dikota, tetapi hingga tingkat desa dan RT. Kami lihat akulturasi budaya dan segala macam yang berkaitan dengan keyakinan agama itu di Klaten luar biasa,” jelas Fuad.


Ia berharap, hubungan silaturrahmi antara Klaten dan Demak terjalin dengan baik, mengingat masing-masing daerah mempunyai karakter yang berbeda. 


“ Nanti hubungan silaturrahmi bisa terjalin dengan baik, karena memang masing-masing daerah punya karakter berbeda jadi kita bisa sharing lagi begitu pula Klaten kalau silaturahmi ke Demak kita persilahkan tapi kami senang lihat kondisi Klaten,” pungkasnya.


Sedangkan Kepala Badan Kesatuan Bangsa dan Politik (Kesbangpol) Kabupaten Demak adalah Kendarsih Iriani, S.H., M.H mengucapkan terima kasih kepada pemerintah Kabupaten Klaten beserta FKUB beserta jajaran yang sudah berkenan menerimanya dan mendapatkan banyak ilmu banyak pengetahuan dan inovasi yang nanti sekiranya Kami nanti bisa implementasikan untuk di Kabupaten Demak.


“ kami akan segera tindaklanjuti, silaturahmi ini merupakan awal dan selanjutnya terus bersinergi nanti bisa bekerja sama walaupun mungkin lewat telepon atau istilahnya wa nanti bisa hal-hal yang sekiranya kami bisa tindaklanjuti akan kami tindaklanjuti semoga kunjungan ini bermanfaat khususnya untuk warga di Kabupaten Demak,” katanya. 


Lebih baru Lebih lama