Ikuti Panen Raya Serentak Bersama Presiden Prabowo, Lanud Adi Soemarmo Panen Raya Tebu

Komandan Lanud Adi Soemarmo, beserta tamu undangan melakukan panen raya tebu di lahan. Komplek Lanud Adi Soemarmo. (Jumat,(17/2026).


Boyolali kasihinfo.com – Lanud Adi Soemarmo menjadi salah satu titik pelaksanaan Panen Raya TNI dalam rangka mendukung Program Ketahanan Pangan Nasional, Jumat (17/7/2026).

 

Kegiatan yang berlangsung di kompleks perkebunan tebu Lanud Adi Soemarmo, dihadiri Bupati Boyolali Agus Irawan beserta Forkopimda, kepala dinas pertanian provinsi Jawa Tengah, dan kepala dinas pertanian kabupaten Karanganyar, dengan melakukan panen tebu secara simbolis di lahan Lanud Adi Soemarmo.


Panen raya tebu tersebut merupakan bagian dari kegiatan serentak di Indonesia yang dipusatkan di Lanud Abdulrachman Saleh, Malang, dan dihadiri oleh Presiden RI Prabowo Subiyanto serta Panglima TNI Jenderal Agus Subiyanto.


Komandan Lanud Adi Soemarmo, Marsekal Pertama TNI Henri Ahmad Badawi, mengatakan TNI Angkatan Udara mendapat tugas mendukung pengembangan komoditas tebu di wilayah Lanud Adi Soemarmo. Sementara di Lanud Adi Soemarmo ada 10 hektare untuk pertanian tebu.


“ Kebetulan angkatan udara mendapatkan tugas komoditas tebu, saat ini di lahan Adi Soemarmo terdapat 10 hektar lahan tebu di lahan utama , dan ada lagi seratusan hektar dilahan penyangga (wilayah binaan petani tebu Lanud Adi Soemarmo Solo) di wilayah Sragen, Boyolali, Karanganyar, hingga Wonogiri,” katanya.



Ndan Lanud menambahkan, saat ini ada dua pabrik tebu yang dikoordinasikan, yaitu diwilayah Sragen dan Madukismo Yogyakarta. Di lanud Adi Soemarmo ada 10 hektar lahan tebu, dan dipanen saat ini sekitar 6,4 hektar, hasilkan 800 ton gula, Sedangkan yang 4 hektar sudah dipanen 3 bulan yang lalu. 


“ Insya Allah program ini akan terus berjalan, dan saat ini TNI angkatan udara menyumbang 45 persen kebutuhan tebu secara nasional. Ini merupakan prestasi yang membanggakan dan mudah-mudahan akan terus berlanjut, di kemudian hari,” jelas Henri Ahmad Badawi.


Menurut Henri, Indonesia saat ini masih menghadapi kekurangan produksi gula sehingga pemerintah terus mendorong peningkatan luas tanam tebu.


“Kami berharap program yang digagas Presiden Prabowo dapat berlanjut dan memberikan kontribusi signifikan terhadap pemenuhan kebutuhan gula nasional,” tambahnya.


Sementara itu, Bupati Boyolali Agus Irawan menyatakan Pemerintah Kabupaten Boyolali siap mendukung penuh program ketahanan pangan di bidang tebu yang dijalankan pemerintah pusat melalui TNI Angkatan Udara.


“ Kami pemerintah Kabupaten Boyolali sangat mendukung program pemerintah pusat, salah satunya ketahanan pangan yang dilaksanakan oleh Lanud Adi Soemarmo. Kami akan berkoordinasi dengan dinas terkait agar Kabupaten Boyolali ikut menyukseskan program ketahanan pangan di bidang tebu untuk memenuhi kebutuhan gula pasir nasional,” kata Agus Irawan.


Bupati berharap, Kabupaten Boyolali bisa ikut menyumbangkan kebutuhan gula pasir, tidak hanya untuk daerah tetapi juga bagi kebutuhan nasional.


“Potensi lahan pertanian tebu di wilayah Boyolali tersebut akan dimanfaatkan secara bertahap sehingga Boyolali dapat memberikan kontribusi terhadap pemenuhan kebutuhan gula, baik untuk daerah maupun secara nasional,” pungkasnya. (HRD)

Lebih baru Lebih lama