Klaten kasihinfo.com --- Camat Kalikotes Kabupaten Kĺaten Kliwon Yoso, S.I.P mengatakan bahwa untuk meningkatkan kapasitas Paguyuban Kerukunan Umat Beragama ( PKUB ) Kecamatan dan Desa di Kecamatan Kalikotes diperlukan adanya pembinaan dan penguatan serta pendampingan PKUB Kecamatan dan Desa.
Hal itu disampaikan Kliwon Yoso saat memberikan sambutan pada acara pembinaan PKUB Kecamatan dan Desa okeh FKUB Kabupaten Klaten di Kecamatan Kalikotes Klaten, Selasa ( 7/7/2026 ).
Menurutnya pembinaan dan penguatan serta pendampingan ini sangat penting untuk mewujudkan masyarakat yang anan dan damai serta menciptakan masyarakat yang kondusif oenuh toleran, menjaga kerukunan di tingkat paling bawah.
"Tujuan utama dilakukannya pembinaan dan penguatan PKUB Kalikotes antara lain
untuk meningkatkan kapasitas agar pengurus PKUB memiliki pemahaman regulasi, mediasi konflik, dan program kerukunan," katanya.
Dikatakan bahwa adanya pembinaan dari Forum Kerukunan Umat Beragama ( FKUB ) Kabupaten Klaten ini dimaksudkan juga untuk memperkuat peran PKUB Kecamatan dan Desa/Kelurahan nenjadi garda terdepan kalau ada potensi gesekan antar umat beragama.
"Kita ingin mewujudkan Kalikotes yang toleran, guyub rukun, dan bergotong royong lintas agama dalam rangka mewujudkan Kalikotes yang toleran" katanya.
Ketua FKUB Kabupaten Klaten KH.Syamsuddin Asyrofi mengatakan bahwa bentuk ikhtiar yang biasanya dilakukan untuk meningkatkan kapasitas PKUB dapat dilakukan dengan berbagai aktifitas diantaranya pelatihan & Bimtek bekerjsama dengan Kemenag Klaten, FKUB Kabupaten, dan Tokoh lintas Agama.
"Kegiatan sosialisasi moderasi beragama sampai ke tingkat RT/RW, sekolah, dan majelis taklim dengan dialog antar tokoh lintas agama se-Kecamatan Kalikotes bisa dilakukan" katanya.
Dikatakan para tokoh lintas agama juga bisa merintis kegiatan bersama, misalnya nakti sosial, kerja bakti, peringatan hari besar keagamaan , dan sebagainya.
"Kalikotes dengan jumlah desa yang banyak dan masyarakatnya heterogen, maka dengan PKUB yang kuat di tingkat kecamatan dan , insyaAllah setiap ada kegiatan keagamaan bisa berjalan aman dan saling menghargai." pungkasnya. ( *Moch.Isnaeni* )
