![]() |
| Pelepasan mahasiswa KKN dan KKT Universitas Widya Dharma (Unwidha) Klaten. Kamis, (30 Juli 2026). |
Klaten kasihinfo.com - Sebanyak dua ratus mahasiswa peserta Kuliah Kerja Nyata (KKN) dan Kuliah Kerja Terpadu (KKT) Universitas Widya Dharma (Unwidha) Klaten, yang akan melaksanakan tugas pengabdian mulai dilepas. Kamis, ( 30 Juli 2026).
Pelepasan peserta KKN dilakukan secara simbolis oleh Rektor Universitas Widya Dharma Klaten, Profesor Triyono dengan pemakaian jaket seragam KKN Unwidha tahun 2026. Dalam pelepasan peserta KKN dan KKT, Prof Triyono didampingi para wakil rektor dan dari BPJS Ketenagakerjaan.
Berdasarkan evaluasi mulai tahun ini Unwidha memperluas jangkauan lokasi KKN dan KKT hingga daerah luar kabupaten Klaten, yaitu diwilayah kabupaten Boyolali.
Ketua LPPM, Unwidha Klaten, Dr. H. Warsito Mpd, melaporkan pada tahun ini peserta KKN/KKT diikuti sebanyak 268 mahasiswa, dengan 21 DPL.
Dari 268 mahasiswa terdistribusi kedalam 21 kelompok dari 12 desa yang berada di 3 kecamatan, yakni Kecamatan Cepogo dan Selo Kabupaten Boyolali serta Kecamatan Kalikotes Kabupaten Klaten.
“ Terbanyak di Kecamatan Cepogo dengan 13 kelompok yang terdistribusi ke dalam 6 desa yakni (1) Desa Sumbung, 3 kelompok, (2) Desa Paras, (3) Desa Mliwis, (4) Desa Cepogo, (5) Desa Genting, dan(6) Desa Sukabumi, masing-masing 2 kelompok,”katanya.
Ia menambahkan, Untuk Kecamatan Selo sebanyak 4 Desa Selo dua kelompok, Desa Samiran dua kelompok, Desa Lencoh satu kelompok, serta Desa Jrakah satu kelompok.
Sedangkan untuk Kecamatan Kalikotes Kabupaten Klaten dengan 2 desa dengan masing-masing 1 kelompok yakni Desa Jimbung dan Desa Jogosetran.
Rektor Unwidha, Prof. Dr. Triyono M. Pd., mengungkapkan KKN/KKT menjadi bagian penting dalam peningkatan civitas akedemika dalam memberikan dampak kepada masyarakat sekaligus sebagai sarana untuk mensosialisasikan keberadaan kampus dengan berbagai potensi yang dimiliki.
“Berdasarkan evaluasi pelaksanaan KKN/KKT maka mulai tahun ini Unwidha terus berupaya meningkatkan jangkauan jangkauan lokasi KKN KKT hingga daerah perbatasan. Seperti Kabupaten Boyolali dan kedepan kita akan menjangkau wilayah Gunung Kidul.”ungkapnya.
Prof Triyono menambahkan, seperti pada tahun-tahun sebelumnya, untuk lebih memberikan ketenangan, kenyamanan, jaminan Keselamatan dan lain-lain, Unwidha bekerja sama dengan BPJS Ketenagakerjaan untuk mengcover semua mahasiswa peserta KKN/KKT, panitia, dan DPL sebagai peserta tertanggung.
“ Seluruh mahasiswa peserta KKN/KKT sudah terdaftar pada kepesertaan BPJS Ketenagakerjaan. Meskipun demikian, kita seyogyanya tetap berhati-hati dalam melaksanakan kegiatan KKN/KKT dari awal penerjunan hari ini, Kamis 30 Juli 2026 sampai dengan penarikan, Senin 31 Agustus 2026. Saya berharap , berharap para mahasiswa dapat berkontribusi yang bermanfaat bagi masyarakat, membantu pemerintah desa yang ditempati dalam pengelolaan potensi yang dimiliki serta menjadikan para mahasiswa memiliki kemandirian sebagai bekal masa depan,” Pungkasnya.
