KETUA ASOSIASI FKUB INDONESIA SERUKAN BANTUAN UNTUK KORBAN GEMPA NTT 7,7 SR



KUPANG – Gempa bumi magnitudo 7,7 SR yang mengguncang Nusa Tenggara Timur pada *Jumat, 15 Agustus 2026* meninggalkan duka mendalam. Hingga 30 Agustus 2026 tercatat 111 orang meninggal, lebih dari 1.678 luka, dan 179.037 warga mengungsi.


Merespons kondisi tersebut, *Ketua Asosiasi Forum Kerukunan Umat Beragama (FKUB) Indonesia, Ida Pangelingsir Agung Putra Sukahet*, menyerukan seluruh elemen bangsa untuk bahu membahu meringankan beban masyarakat NTT.


*"Saya menyerukan kepada semua elemen bangsa, mari kita bahu membahu meringankan beban saudara-saudara kita di NTT yang terdampak gempa 7,7 SR. Bantuan itu tidak hanya materiil, tetapi juga spirituil dan doa terbaik sesuai agama masing-masing dimanapun berada"*, tegas Ida Pangelingsir Agung Putra Sukahet saat tiba di NTT, Minggu ( 30/8/2026 ) kepada sejumlah awak media.


Menurut beliau, bencana adalah ujian kemanusiaan dan kebangsaan. Di saat seperti ini, semangat _Bhinneka Tunggal Ika_ dan gotong royong harus menjadi kekuatan utama.


*"Doa, empati, dan uluran tangan dari seluruh pelosok Indonesia sangat dibutuhkan. FKUB sebagai rumah bersama umat beragama harus berada di garis depan untuk merajut kepedulian dan persaudaraan"* lanjutnya.


Kedatangan rombongan Asosiasi FKUB Indonesia disambut dengan hangat para pengurus FKUB Provinsi NTT sejak dari bandara airport di NTT.


Ida Pangelingsir juga mengajak FKUB di seluruh Indonesia, tokoh agama, dan masyarakat untuk menggalang bantuan, menyalurkan logistik, serta memberikan penguatan mental spirituil bagi para pengungsi.


*"Kerukunan kita diuji saat ada saudara yang tertimpa musibah. Inilah saatnya kita buktikan bahwa Indonesia adalah satu keluarga besar"* tutupnya.


Sebagaimana kita ketahui bersama bagwa per 30 Agustus 2026 - BNPB mencatat korban meninggal 111 orang, luka-luka >1.678 orang, pengungsi 179.037 orang, dan umah rusak 87.828 unit


FKUB Provinsi dan Kabupaten/Kota diimbau untuk juga menggalang bantuan materiil*: logistik, obat-obatan, tenda, kebutuhan pokok, melakukan penguatan spirituil doa bersama lintas agama, trauma healing, dan menjaga kerukunan agar bantuan tepat sasaran tanpa diskriminasi SARA.


Ida Pangelingsir Agung Putra Sukahet mengajak seluruh elemen bangsa bahu membahu untuk NTT terdampak gempa 7,7 SR.

"Bantuan tidak hanya materiil, tetapi juga spirituil" pungkasnya.

( *Moch.Isnaeni* )

Lebih baru Lebih lama