Klaten kasihinfo.com – Usai gelar Sarasehan HUT ke 51 Himpunan Pandu dan Pramuka Wreda ( HIPPRADA ) Cabang Klaten tanggal 1 Agustus 2026 yang lalu, program selanjutnya pengurus HIPPRADA Cabang Klaten menyelenggarakan bhakti sosial dengan bagi-bagi sembako di 5 Ranting ( Kecamatan ) yang dipusatkan di Pendopo Tegalmulyo Gergunung Klaten Utara Klaten, Selasa ( 11/8/2026 ).
Ketua Cabang HIPPRADA Klaten, Drs Bambang Budiadi S.Sos MM, mengaku bersyukur dengan semangat kebersamaan dan kekompakan HIPPRADA Klaten bisa turut berkiprah dalam memajukan pramuka yang ada.
“Dengan pramuka lewat HIPPRADA yang diajarkan selama ini, secara nyata memberikan manfaat dalam kehidupan di masyarakat. Melalui HIPPRADA bisa merekatkan potensi bangsa, jaga kerukunan dan turut serta mendukung pembangunan,” jelas Bambang Budiadi.
Bambang Budiadi mengajak segenap pengurus dan anggota HIPPRADA di Klaten untuk memperteguh semangat cinta dan pengabdian di masyarakat.
Saat renungan suci ulang janji memperingati Hari Pramuka tahun 2026 yang lalu semua mengucapkan Tri Satya dan Dasa Dharma Pramuka yang menjadi penyemangat pengurus HIPPRADA berbuat yang terbaik bagi negeri.
“Sampai kapanpun HIPPRADA tetap bermanfaat dan menjadikan pendidikan karakter untuk generasi penerus bangsa. Setiap anggota HIPPRADA tetap kita minta menggiatkan kepramukaan. Pramuka mengajarkan anak dan generasi muda untuk perteguh keimanan, saling menghormati, senang bermusyawarah dan sebagainya,” katanya.
Pengurus Cabang HIPPRADA Kabupaten Klaten saat ini aktif menjalankan kegiatan sosial, pembinaan karakter bangsa, serta pemberdayaan lansia dan masyarakat.
Organisasi beranggotakan para senior pramuka ini bersinergi dengan pemerintah daerah dalam berbagai aksi nyata.
Kegiatan Utama HIPPRADA Klaten Bakti Sosial & Pemberdayaan anggota dengan menyalurkan bantuan serta membina keterampilan hidup bagi warga dan lansia.
"Kita juga melakukan pendidikan karakter dengan menanamkan nilai-nilai nasionalisme, kedisiplinan, serta semangat kebangsaan kepada generasi muda." kata Bambang Budiadi.
Kegiatan sosialisasi nilai luhur dengan mengkampanyekan budaya unggah-ungguh (sopan santun), sapa, dan senyum di lingkungan masyarakat terus dilakukan. ( *Moch.Isnaeni* )
