UIN Surakarta Silaturahim ke Ketua MUI Klaten, Jajaki Kerjasama Dakwah Digital Dai Muda

UIN Surakarta Silaturahim ke Ketua MUI Klaten, Jajaki Kerjasama Dakwah Digital Dai Muda.



Klaten kasihinfo.com - Dr. Syamsul Huda dari UIN Raden Mas Said Surakarta bersilaturahim di kediaman Ketua Umum MUI Kabupaten Klaten, KH. Hartoyo, pada Sabtu ( 26/9/2926 ) .


Pertemuan hangat tersebut membahas ajakan kerjasama strategis antara UIN Raden Mas Said Surakarta dengan MUI Kabupaten Klaten dan MUI Kecamatan Juwiring di bidang *Dakwah Digital.*


Sebagai tindak lanjut, kedua belah pihak sepakat akan menggelar *Workshop Digitalisasi Dai Muda* yang rencananya akan dilaksanakan pada Ahad, 25 Oktober 2026 bertempat Juwiring, Klaten dengan peserta Dai muda, Remaja Masjid, Penyuluh Agama, dan Pengurus MUI Juwiring dan Klaten.


KH. Hartoyo menyambut baik inisiatif ini. Menurut beliau, dakwah hari ini tidak cukup hanya di mimbar, tapi harus masuk ke HP masyarakat, ke TikTok, YouTube, dan Instagram. Dai muda harus melek digital agar tidak kalah dengan konten-konten negatif.


Sementara Dr. Syamsul Huda menyampaikan bahwa UIN siap mensupport narasumber, materi, dan pendampingan agar dai-dai di Klaten bisa berdakwah dengan cara yang kreatif, santun, dan kekinian.


Sementara itu ketua umum Majelis Ulama Indonesia (MUI) Kabupaten Klaten, KH. Hartoyo, menyambut baik dan memberikan apresiasi tinggi atas rencana kolaborasi Workshop Digitalisasi Dakwah di kalangan generasi muda.


Hal tersebut disampaikan beliau usai menerima silaturahim dari Dr. Syamsul Huda dari UIN Raden Mas Said Surakarta di kediamannya.


Menurut KH. Hartoyo, kolaborasi ini adalah kebutuhan mendesak, bukan sekadar program tambahan.


 "Dakwah itu harus mengikuti zaman. Kalau dulu dai cukup naik mimbar, sekarang dai harus juga naik ke media sosial. Anak-anak muda kita sekarang hidupnya di HP. Kalau dai muda tidak masuk ke sana, ruang dakwah akan diisi oleh konten yang tidak mendidik," tegas KH. Hartoyo.


Beliau menambahkan, generasi muda Klaten memiliki potensi besar. Banyak dai muda, santri, dan remaja masjid yang cerdas dan kreatif, hanya saja belum mendapat wadah dan pelatihan digital yang tepat.


 "MUI Klaten sangat mendukung workshop pada Ahad, 25 Oktober 2026 di Juwiring ini. Kita ingin mencetak dai-dai muda Klaten yang tidak hanya fasih mengaji kitab, tapi juga fasih membuat konten dakwah yang sejuk, moderat, dan rahmatan lil alamin di TikTok, YouTube, dan Instagram. Dakwah bil lisan dan dakwah bil digital harus jalan bersama," lanjut beliau.


KH. Hartoyo berharap kerjasama antara MUI Kabupaten Klaten, MUI Kecamatan Juwiring, dan UIN Raden Mas Said Surakarta ini menjadi awal dari gerakan besar Dakwah Digital di Klaten, agar Islam yang moderat semakin mewarnai ruang digital dan membentengi generasi muda dari paham radikal dan hoaks.

( *Moch.Isnaeni* )

Post a Comment

Lebih baru Lebih lama