FKUB Klaten Lolos Seleksi Awal King Hamad Award Bahrain 2026



Klaten kasihinfo.com – Ketua Forum Kerukunan Umat Beragama (FKUB) Kabupaten Klaten, KH. Syamsuddin Asyrofi mengatakan bahwa sejumlah inovasi yang dilakukan FKUB Kabupaten Klaten sebagai ikhtiar merawat kerukunan dan toleransi mendapat apresiasi dan masuk dalam ajang kompetisi internasional _King Hamad Award for Coexistence and Tolerance - Kerajaan Bahrain 2025-2026 yang menyediakan hadiah US$ 1 juta atau sekitar Rp 16,5 miliar lebih. 


Hal tersebut disampaikan KH. Syamsuddin Asyrofi usai mengikuti istighosah kebangsaan versana Gus Miftah di lapangan Kuwoso Gergunung Klaten Utara Kabupaten Klaten, Sabtu (17/10/2026).


"Inovasi yang kami lakukan selama ini, seperti terbentuknya PKUB di 401 Desa/Kelurahan dan PKUB di 26 Kecamatan, adanya pusat edukasi kerukunan di komplek Grha Bung Karno dengan adanya 6 rumah ibadah, adalah ikhtiar kami untuk merawat kerukunan, dan pengembangan desa sadar kerukunan berbasis kearifan lokal. Alhamdulillah ikhtiar kecil dari Klaten ini mendapat apresiasi di tingkat dunia dan lolos seleksi awal King Hamad Award Bahrain," ujar KH. Syamsuddin Asyrofi.


Ia menjelaskan, FKUB Klaten selama ini berkolaborasi dengan banyak pihak untuk merawat kerukunan. Menurutnya, sinergi tersebut membuat Klaten sering menjadi rujukan studi tiru kerukunan dari berbagai daerah di Indonesia.


"FKUB Kabupaten Klaten sangat kolaboratif, banyak inovasi, dan komitmen menjaga kerukunan. Dengan FKUB, penyelesaian permasalahan bisa lebih mudah dan ke depan akan lebih baik lagi. Banyak daerah yang studi tiru ke Klaten, ini modal kita," jelasnya.


Terkait kompetisi internasional tersebut, KH. Syamsuddin Asyrofi memohon doa restu dari semua pihak agar FKUB Klaten bisa berhasil di tingkat dunia.


_" Alhamdulillah Klaten nenjadi satu-satunya Kabupaten yang mengirimkan 2 kategori pada ajang bergengsi ini, yakni FKUB sebagai kategori Institusi dan H. Moch.Isnaeni masuk kategori individu ( perorangan ). Mohon doa restunya dari semua pihak, dari Ibu Wabup Mahanni Yulindha Pratiwi selaku Penasehat FKUB, jajaran Kesbangpol, Kemenag, tokoh agama dan seluruh masyarakat Klaten, agar bisa berhasil. Sehingga FKUB Kabupaten Klaten bisa menjadi contoh dunia hidup berdampingan dan toleransi dalam perbedaan,"_ harapnya.


Ia menambahkan, keberhasilan ini tidak lepas dari dukungan semua pihak dan menjadi bukti bahwa Klaten adalah model merawat kerukunan dan toleransi. Apalagi saat ini, 401 desa/kelurahan di Klaten tengah bersiap menghadapi tahapan Pilkades serentak April 2027.


Diketahui, FKUB Klaten adalah satu-satunya FKUB di Indonesia yang berhasil membentuk Paguyuban Kerukunan Umat Beragama di seluruh 401 desa/kelurahan. Inovasi tersebut yang mengantarkan FKUB Klaten masuk dalam nominasi kompetisi yang diikuti ratusan negara.


Selain FKUB lolos seleksi ajang bergengsi ini, Sekretaris FKUB Kabupaten Klaten H. Moch. Isnaeni juga lolos seleksi awal di ajang yang sama untuk kategori individu (pribadi).


Moch. Isnaeni mengaku bersyukur karena telah dinyatakan lolos seleksi awal ajang kompetisi internasional King Hamad Award for Coexistence and Tolerance.


"Alhamdulillah, ini amanah besar bagi kami di FKUB, ini adalah buah dari kerja bersama. Mohon doanya agar Klaten bisa membawa nama Indonesia di Bahrain dan kancah dunia," ujarnya.

( *Moch.Isnaeni* )

Post a Comment

Lebih baru Lebih lama