KLATEN --- Bupati Klaten, Hamenang Wajar Ismoyo, secara resmi membuka bimbingan manasik haji tingkat kabupaten tahun 2026 di Graha Bung Karno (GBK) Klaten, Selasa ( 10/2/2026 ).
Kegiatan ini ditujukan untuk membekali 1.115 orang calon jamaah haji (Calhaj) Klaten dengan pengetahuan ibadah dan menjaga kesehatan selama di Tanah Suci.
Sebanyak 1.115 calon jamaah haji asal Klaten akan diberangkatkan dalam 4 kloter yakni Kloter 59, 60, 61 dan 62 pada musim haji tahun ini.
Hamenang meminta jamaah untuk fokus beribadah, menjaga kesehatan, mematuhi aturan, menjaga kebersamaan, dan tidak terlalu banyak bermain media sosial saat di Tanah Suci.
"Pemerintah Kabupaten Klaten memberikan bekal makanan khas, seperti sambal pecel dan kering kentang, agar jamaah tidak jenuh dengan menu makanan di Arab Saudi." katanya.
Bupati Hamenang berharap adanya bimbingan manasik ini diharapkan dapat membantu jamaah melaksanakan ibadah haji dengan lancar dan menjadi haji yang mabrur.
Turut hadir dalam kesempatan tersebut Kakanwil Kementerian Haji dan Umroh Prov Jateng, Ketua FKUB Kabupaten Klaten, Ketua Yayasan Jamaah Haji Kabupaten Klaten, Ketua IPHI Kabupaten Klaten, Ketua Forum Komunikasi Kelompok Bimbingan Haji dan Umroh Klaten, Kepala Kemenag Klaten, Ketua MUI Kabupaten Klaten, Forkompinda Klaten dan sejumlah undangan lainnya.
Ketua Yayasan Jamaah Haji Kabupaten Klaten, Rofiq Muttaqien menyampaikan bahwa kegiatan manasik haji yang akan diselenggarakan selama 3 hari tersebut bertujuan untuk mewujudkan kemandirian dan ketahanan calon jamaah haji Kabupaten Klaten dalam menjalankan ibadah haji mendatang.
“Jadi manasik haji ini kami laksanakan berkolaborasi dengan Kementerian Haji dan Umroh Klaten, Yayasan Jamaah Haji ( YJH ) Klaten, IPHI Klaten, FK KBIHU dan lainnya selama 3 hari.
Tujuannya adalah untuk mewujudkan kemandirian dan ketahanan jamaah dengan cara memberikan pembekalan kepada calon jamaah haji serta memberikan informasi bagaimana tata cara ibadah haji dengan benar serta sesuai ketentuan,” jelasnya.
Pada kesempatan yang sama, Bupati Klaten Mas Hamenang menyampaikan bahwa setiap ibadah haji, seorang muslimin pasti akan diuji keistiqomahannya dalam ibadahnya. Sehingga kegiatan manasik haji tersebut dianggap penting guna memberikan bekal informasi terhadap apa saja yang akan dihadapi selama beribadah di tanah suci.
“Selamat kepada 1.115 calon jamaah haji Kabupaten Klaten yang nantinya insyaallah akan diberangkatkan dalam 4 kloter. Manasik haji ini sangatlah penting, karena dengan kegiatan ini para calon jamaah haji akan diberikan pembekalan oleh panitia,” tuturnya.
Hamenang berharap calon jamaah haji Kabupaten Klaten dapat senantiasa menjaga perilakunya selama berada di tanah suci. Hamenang juga berpesan kepada calon jamaah haji Kabupaten Klaten untuk mengutamakan kebersamaan dan menaati aturan yang ada.
“Di tanah suci nanti, para calon jamaah haji ini jadi perwakilan bangsa, jadi sebaiknya para calon jamaah haji ini bisa menjaga perilakunya karena tercitra sebagai perwakilan bangsa. Pesan saya, jaga perilaku, utamakan kebersamaan, kesampingkan ego pribadi, tetap patuh dan taati aturan, serta jalin komunikasi/ koordinasi yang baik dengan petugas haji,” imbuh Hamenang.
( *Moch.Isnaeni* )
