![]() |
| Ketua DPW PSI DIY, Mayor (Purn.) Sunaryanta (kanan) ,bertemu H. Sukiyat (baju putih). |
YOGYAKARTA --- Mantan Bupati Kabupaten Gunungkidul periode 2020-2024, Mayor (Purn.) Sunaryanta, diangkat menjadi Ketua Dewan Pimpinan Wilayah (DPW) Partai Solidaritas Indonesia (PSI) Daerah Istimewa Yogyakarta (DIY) bertemu dengan tokoh fenomenal inisiator mobil Esemka H. Sukiyat di rumahnya yang berada di kawasan Gedong Kuning Yogyakarta baru-baru ini.
Menurut H. Sukiyat pemilik bengkel Kiat Motor Klaten ini memaknai kunjungan Sunaryanta ke rumahnya adalah untuk silaturahmi dan menjaga persaudaraan sekaligus mengenalkan partainya ( PSI ) kepada Sukiyat.
Sunaryanta sendiri mengaku akan terus berkomunikasi dengan banyak pihak, kepada para tokoh masyarakat, tokoh agama, para publik figur dan juga kepada para tokoh lintas partai untuk menjaga persaudaraan.
"Ini adalah amanah yang diberikan partai terhadap saya untuk terus berkomunikasi dengan banyak pihak terkait dengan keberadaan PSI ," kata Sunaryanta kepada sejumlah awak media di Yogyakarta belum lama ini.
Sebagaimana diketahui Sunaryanta dilantik langsung oleh Ketua Umum PSI Kaesang Pangarep di Gunungkidul, Kamis (8/1/2026) malam.
Usai dilantik Sunaryanta langsung tancap gas bertekad untuk bekerja dengan melakukan konsolidasi, yaitu membentuk pengurus PSI hingga ke tingkat Desa/ kalurahan.
"Pertama dan utama kita lakukan konsolidasi, dan saat ini sedang kita lakukan bagaimana membentuk pengurus-pengurus PSI" katanya.
Menurut Sunaryanta pihaknya merencanakan kembali untuk kondolidasi pengurus-pengurus, khususnya yang berada di DPW, untuk melengkapi struktur di Kabupaten/Kota se-DIY.
" Kerja ini memang tidak mudah dan perlu kerja keras dalam membesarkan partai. Oleh karena itu perlunya kolaborasi dengan banyak pihak, karena sampai saat ini baru ada satu anggota legislatif dari PSI di DPRD DIY." katanya.
Dalam keterangannya pihaknya mentarget Pemilu 2029
Ia ingin dalam Pemilu 2029 akan ada anggota legislatif, baik dari tingkat DPRD Kabupaten, Provinsi, hingga DPR RI"
Pertemuan tersebut bagi Sunaryanta tentu bisa menjadi ajang konsolidsi membangun jejaring sosial dan politik, sekaligus mencerminkan dinamika dan komunikasi lintas sektoral yang terus berkembang.
Sukiyat, yang sejak 1975 dikenal sebagai simpatisan PDI Perjuangan, menegaskan bahwa keterlibatannya dalam partai politik Sukiyat lebih memilih posisi sebagai tokoh independen, namun tetap terbuka terhadap gagasan serta kerja sama lintas partai.
Dalam perjalanan politiknya, Sukiyat diakui memang pernah memberikan dukungan penuh kepada Joko Widodo selama dua periode kepemimpinan, termasuk pada Pemilihan Presiden 2019. Dukungan itu, menurutnya, didasari keyakinan bahwa Jokowi membawa semangat perubahan dan keberpihakan kepada rakyat kecil saat itu.
Namun saat ini Sukiyat lebih memilih posisi netral dan komitmen untuk memperkuat persatuan, mencegah polarisasi, dan memastikan kepentingan masyarakat tetap menjadi prioritas utama dalam proses politik.
Kunjungan Ketua DPW PSI DIY ke kediaman Sukiyat disambut dengan senang hati dan dimaknai sebagai simbol silaturahmi politik yang merangkul tokoh-tokoh dengan latar belakang berbeda, meneguhkan komitmen bersama untuk menjaga harmoni sosial dan memperjuangkan kepentingan masyarakat Yogyakarta. (*)
