Terus Dikebut, Pembangunan Jembatan Gantung Garuda di Bayat Progresnya Lampaui Target

Sejumlah anggota TNI dan warga masyarakat bergotong royong bangun jembatan di Dusun Santren, Desa Dukuh, Kecamatan Bayat.Jumat (20/02/2026).


Klaten – Pembangunan Jembatan Gantung Garuda yang melintasi Sungai Gamping di Dusun Santren, Desa Dukuh, Kecamatan Bayat, menunjukkan tren positif. Realisasi fisik proyek kerja sama antara Kodim 0723/Klaten dan Denzibang 4/IV Surakarta ini telah mencapai 52,65%, melampaui target rencana sebesar 52,26%. Jumat (20/02/2026),


Menurut Kapten Inf Deni Danramil 18 Bayat Kodim 0723 Klaten, bahwa jembatan dengan bentang sepanjang 22 meter ini diproyeksikan menjadi akses vital yang menghubungkan RT 02 RW 08 dengan RT 03 RW 09 di Dusun Santren. 


Kehadiran infrastruktur ini diharapkan dapat memfasilitasi mobilisasi sekitar 1.700 warga (260 KK) yang selama ini mengandalkan akses terbatas untuk menyeberangi sungai selebar 15 meter tersebut.



" sejumlah item pekerjaan utama telah menunjukkan progres signifikan, Pemasangan bowplank telah tuntas 100%, Galian tanah untuk fondasi mencapai 95%, Kebutuhan semen, pasir beton, batu pecah, dan besi beton ulir untuk fondasi footplat serta dudukan pylon telah terpenuhi 100%. Pekerjaan struktur penguat (kait angin) terus berjalan dengan progres material pasir beton 100% dan besi beton ulir 75%. " Kata Danramil 18 Bayat.


Meskipun pengerjaan di lapangan berjalan aman dan kondusif, tim Satgas di lapangan menghadapi tantangan alam berupa curah hujan yang tinggi. Kondisi cuaca di lokasi dilaporkan mengalami hujan pada siang hingga sore hari, yang menuntut pengaturan ritme kerja yang lebih efektif agar kualitas bangunan tetap terjaga.


Saat ini terdapat deviasi positif sebesar 0,40% dari rencana awal. Personel gabungan dari TNI, Denzibang, Pemerintah Desa, dan partisipasi masyarakat terus bersinergi di lapangan untuk memastikan jembatan ini selesai tepat waktu.


Kegiatan pembangunan ini melibatkan personel ahli dari Denzibang 4/IV Surakarta, anggota Kodim 0723/Klaten, perangkat Pemerintah Desa Dukuh, serta warga setempat. 


" Semangat gotong royong ini menjadi kunci utama percepatan pembangunan di tengah kendala cuaca, " imbuh Kapten Inf Deni


Jembatan Gantung Garuda ini nantinya dirancang untuk tetap aman meski debit air Sungai Gamping meningkat, mengingat ketinggian air saat banjir di lokasi tersebut bisa mencapai 3 meter. (Red)

Lebih baru Lebih lama