Syamsuddin Asyrofi: Buka Puasa Bersama Tokoh Lintas Agama Untuk Merawat Kerukunan



KLATEN --- Ketua Forum Kerukunan Umat Beragama ( FKUB ) Kabupaten Klaten KH. Syamsuddin Asyrofi mengatakan bahwa kegiatan buka puasa bersama pengurus FKUB Kabupaten Klaten bersama tokoh lintas agama dan pengurus PKUB Perempuan Kabupaten Klaten dimaksudkan sebagai ikhtiar merawat kerukunan. 


Hal itu disampaikan Syamsuddin Asyrofi usaii acara buka puasa bersama pengurus FKUB dan silaturahmi dengan Paguyuban Kerukunan Umat Beragama ( PKUB ) Perempuan Kabupaten Klaten di Klaten, Selasa ( 3/3/2026 ).


Menurutnya FKUB Kabupaten Klaten selama ini aktif merawat kerukunan melalui pembentukan 401 Paguyuban Kerukunan Umat Beragama (PKUB) di tingkat desa/kelurahan, dan 26 PKUB Kecamatan se Kabupaten Klaten menjadikannya percontohan nasional. 


"Prestasi ini diakui dengan raihan Harmony Award 2025, yang menegaskan komitmen FKUB, pemerintah daerah, dan masyarakat dalam menjaga toleransi untuk mewujudkan Klaten yang aman, damai, serta harmonis." katanya.


Dikatakan komitmen FKUB Klaten dalam merawat kerukunan diantaranya

pemberdayaan tingkat akar rumput yakni FKUB Klaten membentuk PKUB di 26 kecamatan dan 401 desa/kelurahan, melibatkan hampir 5.000 tokoh masyarakat dan tokoh lintas agama untuk merawat kerukunan.


" Adanya FKUB Kabupaten Klaten meraih peringkat I Harmony Award 2025, penghargaan kedua setelah sebelumnya pada 2021, atas inovasi dalam menjaga keharmonisan umat beragama." kata Syamsuddin.


FKUB Klaten juga telah difasilitasi dengan pusat Edukasi Kerukunan dari Pemkab Klaten . Tempst ini telah diresmikan dengan nama Pusat Edukasi Kerukunan Umat Beragama, yang menjadi role model nasional dalam memupuk nilai-nilai toleransi, khususnya di kalangan generasi muda.


Sinergitas tanpa henti fimana Ketua FKUB Klaten, Syamsuddin Asyrofi, menekankan pentingnya sinergi antara FKUB, pemerintah, dan masyarakat untuk menjaga kebhinekaan. 


"Upaya berkelanjutan ini bertujuan untuk memastikan setiap kontestasi sosial maupun politik berjalan damai serta memperkokoh persatuan di Kabupaten Klaten." katanya.


Kehidupan beragama di wilayah Kabupaten Klaten kata Syamsuddin Asyrofi penuh toleransi dan sangat kondusif.


"Kebersamaan dalam berbuka puasa dengan tokoh dari berbagai latar belakang agama, dimaksud untuk menghilangkan stereotipe yang muncul, karena tidak saling memahami  karakteristik masing-masing agama." ujarnya.


Dalam acara silaturahmi buka puasa  bersama, Selasa ( 3/3/ 2026 ) sore di  Klaten itu Kiai Syamsuddin Asyrofi juga mengatakan, pertemuan ini adalah sarana menguatkan kerukunan.


“Selain acara bukber untuk menjalin hubungan harmonis antara umat beragama di Klaten, masih banyak ruang diskusi dan pertemuan lain dengan  tokoh lintas agama,” terangnya.


Acara ini dihadiri sejumlah tokoh lintas agama yang tergabung di FKUB dan Ibu-ibu pengurus PKUB Perempuan Klaten.


Dalam mengadapi situasi belakangan ini keberadaan FKUB sangat penting, maka kerukunan harus di jaga intern dan antar umat beragama dimanapun berada.


“Insya Allah keberadaan PKUB dan FKUB menjadi sarana  komunikasi,  dalam mewujudkan dan merawat kerukunan antar umat beragama di Kabupaten Klaten ini,” pungkasnya. ( *Moch.Isnaeni* )

Lebih baru Lebih lama