Camat Klaten Selatan : Pererat Silaturahmi Dengan Toga Tomas Untuk Merawat Kerukunan



KLATEN --- Camat Klaten Selatan Kabupaten Klaten Ir. Hj. Anna Fajria Hidayati, M.Si mengatakan bahwa kegiatan silaturahmi dengan tokoh lintas agama dan relawan merupakan langkah penting dalam merawat kerukunan, toleransi, dan harmoni sosial di masyarakat, terutama dalam merespons tantangan sosial yang dinamis pada 2026. 


Hal itu disampaikan Anna Fajria Hidayati saat memberikan sambutan dalam acara silaturahmi pengurus PKUB Kecamatan dan Desa serta relawan dengan Forum Kerukunan Umat Beragama ( FKUB ) di aula Kecamatan setempat, Kamis ( 30/4/2026 ).


Menurutnya sinergi ini memperkokoh persatuan nasional dengan mengedepankan nilai-nilai kebersamaan dan dialog dalam bingkai Bhinneka Tunggal Ika. 


"Dialog dan sinergi tokoh agama dengan silaturahmi dan pertemuan rutin antara tokoh agama, pemerintah, dan relawan terbukti efektif sebagai jembatan komunikasi, deteksi dini potensi konflik, dan penyelesaian masalah sosial secara bersama-sama." katanya.


Menurutnya para tokoh lintas agama diharapkan menjadi teladan dalam menanamkan nilai toleransi di masyarakat.


"Para pengurus PKUB Kecamatan dan Desa, serta relawan dan pemuda lintas agama berperan strategis sebagai penjaga harmoni, penggerak kerukunan, serta pelopor dalam merawat lingkungan (ekoteologi)." kata Anna Fajria Hidayati.


Menurutnya mereka berkomitmen mengawal harmoni sosial dan menolak provokasi yang mengganggu persatuan.


Para pengurus rumah ibadah didorong menjadi agen pemersatu umat melalui dialog aktif, seperti yang ditekankan dalam forum-forum kerukunan umat beragama (FKUB).


"Silaturahmi diperkuat melalui kegiatan aksi nyata seperti kunjungan di hari raya (Halal Bihalal/Open House), aksi bersih-bersih lingkungan (seperti bersih-bersih mangrove), serta kegiatan kemanusiaan yang melibatkan berbagai komunitas."pungkasnya


Sementara itu Ketua FKUB Kabupaten Klaten KH.Syamsuddin Asyrofi mengatakan bahwa kegiatan silaturahmi tokoh lintas agama yang tergabung di PKUB Kecamatan dan Desa serta relawan ini menjadi wujud nyata toleransi dan harmonisasi dalam menjaga kerukunan antar umat beragama dalam suasana penuh keakraban dan kebersamaan.


Syamsuddin menyampaikan apresiasi atas kegiatan tersebut sebagai bentuk komitmen bersama dalam mempererat persatuan dan kesatuan di tengah keberagaman masyarakat. 


Ia berharap para tokoh agama di Klaten Selatan dapat terus berperan aktif dalam menjaga serta meningkatkan kerukunan antarumat beragama.


“Kerukunan yang telah terjalin dengan baik ini harus terus kita rawat dan tingkatkan. Peran tokoh lintas agama sangat penting dalam memberikan teladan serta menanamkan nilai-nilai toleransi di tengah masyarakat,” ujarnya.


Syamsuddin menambahkan, kondisi kerukunan umat beragama di Klaten saat ini tergolong baik. Masyarakat hidup dalam suasana heterogen dengan beragam latar belakang agama, namun tetap mampu menjaga toleransi dan saling menghormati.


“Ini tercermin dari pelaksanaan berbagai perayaan keagamaan yang berlangsung secara aman dan damai. Selama bulan Ramadan yang bertepatan dengan perayaan Imlek, masyarakat tetap dapat menjalankan ibadah dan tradisinya masing-masing dengan penuh khidmat. 

Demikian pula dengan perayaan Hari Raya Nyepi yang juga berjalan lancar sesuai dengan tradisi umat Hindu”.kata Syamsuddin. 


Lebih lannjut Syamsuddin mengatakan, momentum perayaan hari besar keagamaan yang berlangsung hampir bersamaan pada tahun ini harus dimanfaatkan untuk memperkuat persatuan bangsa.


“Rasa syukur tidak cukup hanya diucapkan, tetapi harus diwujudkan dalam tindakan nyata. Nilai-nilai seperti empati dan kepedulian sosial yang dilatih selama Ramadan harus terus dijaga dan diamalkan dalam kehidupan sehari-hari,” katanya.


Melalui kegiatan silaturrahmi lintas agama ini, diharapkan sinergi antar tokoh agama semakin kuat dalam menjaga keharmonisan serta memperkokoh persatuan di Klaten Selatan. ( *Moch.Isnaeni* )

Lebih baru Lebih lama