KH Syamsuddin Asyrofi: Membangun Harmoni Sosial Dengan PKUB Klaten Utara Untuk Kerukunan



KLATEN --- Ketua Forum Kerukunan Umat Beragama ( FKUB ) Kabupaten Klaten  KH Syamsuddin Asyrofi mengatakan bahwa membangun harmoni sosial dengan  Paguyuban Kerukunan Umat Beragama (PKUB) kecamatan  Klaten Utara dan desa/kelurahan yang ada  untuk mewujudkan  harmoni sosial untuk kerukunan umat beragama  di tengah masyarakat.


Hal itu disampaikan Syamsuddin Asyrofi saat memberikan penguatan kepada pengurus PKUB Kecamatan dan Desa/Kelurahan  di Klaten Utara sebagai wadah untuk  dialog, pencegahan konflik, dan penyelesaian masalah sosial-keagamaan di tingkat lokal di  aula kantor Kecamatan Klaten Utara, Senin ( 27/4/2026 ).


PKUB Kecamatan dan Desa/Kelurahan kata Syamsuddin Asyrofi dalam mewujudkan masyarakat aman, damai, dan harmonis berperan untuk melakukan

pencegahan dan penyelesaian konflik.


“PKUB berfokus pada langkah preventif dan mediasi jika terjadi perselisihan atau potensi konflik terkait isu keagamaan maupun pendirian rumah ibadah di tingkat desa/kelurahan.” katanya.


PKUB desa/kelurahan juga menjadi forum silaturahmi yang menjangkau langsung warga, memperkuat toleransi, serta meredam potensi radikalisme dan intoleransi.


“Sebagai pegiat kerukunan, PKUB mendorong tokoh lintas agama dan tokoh masyarakat berkolaborasi menjaga kondusifitas lingkungan.” katanya.


Menurutnya dalam menjalankan peran-perannya PKUB aktif dalam sosialisasi kerukunan dan sarasehan budaya untuk membangun kerjasama antar kelompok agama, sehingga menciptakan ruang kehidupan yang aman dan inklusif.


“Kabupaten Klaten telah berhasil menjadi percontohan nasional dengan membentuk PKUB di seluruh kecamatan dan desa/kelurahan (26 Kecamaran dan 401 desa/kelurahan ) untuk memperkuat toleransi dan menciptakan kondisi yang aman dan damai.” ujarnya.


PKUB Kecamatan dan desa bertindak sebagai mitra pemerintah dalam merawat kerukunan dan memastikan situasi kondusif di tingkat kecamatan dan desa yang berpengaruh pada stabilitas daerah.


Sementara itu Camat Klaten Utara Kabupaten Klaten Seniwati, SE, MM. mengatakan bahwa keberadaan Paguyuban Kerukunan Umat Beragama (PKUB ) Kecamatan dan Desa merupakan garda terdepan dalam merawat kerukunan antar umat beragama di masyarakat.


Menurutnya PKUB Kecamatan dan Desa merupakan wadah berhimpunnya para tokoh lintas agama dan tokoh masyarakat yang ada di setiap Kecamatan dan Desa di Kabupaten Klaten.


“Intensitas bertemunya para tokoh lintas agama dan tokoh masyarakat melalui PKUB Kecamatan dan Desa mencerminkan terjadinya kerukunan para tokoh lintas agama dan  tokoh masyarakat di Kecamatan dan Desa serta mereka menjadi contoh bagi masyarakat dalam merawat kerukunan. Itulah sebabnya PKUB Kecamatan dan Desa menjadi garda terdepan dalam merawat kerukunan” katanya.


Camat Klaten Utara  menyambut baik kunjungan pengurus FKUB Kabupaten Klaten dalam agenda  silaturahmi kerukunan umat beragama  dengan PKUB Kecamatan dan PKUB Desa di Kecamatan Klaten Utara.


“Kami sangat berterima kasih kepada pengurus FKUB Kabupaten Klaten yang telah menindaklanjuti pengukuhan PKUB Desa dengan turun langsung ke Kecamatan dan Desa untuk melakukan penguatan dengan melakukan dialog dan serap aspirasi 

serta pendampingan lebih lanjut demi merawat kerukunan” katanya.


Sebagaimana diketahui sebanyak 401 Paguyuban Kerukunan Umat Beragama (PKUB) tingkat Desa/Kelurahan terdiri dari 4.544 orang se Kabupaten Klaten telah dikukuhkan Bupati Klaten di Stadion Trikoyo dan ditindaklanjuti dengan pembinaan secara intensif di Kecamatan dan Desa/Kelurahan.


Ketua FKUB Klaten KH Syamsuddin Asyrofi  mengatakan bahwa PKUB Kecamatan dan Desa/Kelurahan merupakan garda terdepan dalam merawat kerukunan di masyarakat sekaligus menjadi contoh dan panutan betapa pentingnya mewujudkan, menjaga, dan merawat kerukunan itu dalam kehidupan sehari-hari.


“PKUB menjadi forum yang langsung menjangkau masyarakat dan sebagai garda terdepan dalam mewujudkan, menjaga dan merawat kerukunan umat beragama karena keberadaan PKUB ini menunjukkan bahwa Klaten bukan hanya indah secara fisik, namun juga hubungan antarumat beragama telah berjalan secara harmonis,” katanya. 


Paguyuban Kerukunan Umat Beragama (PKUB) di Klaten Utara aktif membangun harmoni sosial dengan berkolaborasi bersama tokoh lintas agama, tokoh masyarakat, dan relawan untuk merawat kerukunan di tingkat akar rumput. PKUB di wilayah ini berfungsi sebagai garda terdepan dalam merawat toleransi, mencegah konflik sosial, dan melakukan aksi kemanusiaan, terutama di tingkat kecamatan dan desa. 


PKUB Klaten Utara merangkul para tokoh lintas agama dan tokoh masyarakat untuk menggerakkan warga menjaga kondusifitas lingkungan.


PKUB fokus pada langkah preventif dan dialogis, menjadikannya sarana efektif untuk merawat kerukunan sekaligus bekerja sama dalam aksi sosial dan kebencanaan.


PKUB memperkuat dialog langsung yang menjangkau tingkat desa untuk memastikan situasi aman dan damai. 


Sinergi yang dibangun PKUB, termasuk di Klaten Utara, telah membawa Kabupaten Klaten meraih peringkat I Harmony Award  tahun 2021 dan 2025 dari Kementerian Agama RI, yang  menegaskan keberhasilan dalam menjaga kerukunan dan harmoni di masyarakat.

( *Moch.Isnaeni* )

Lebih baru Lebih lama