Bupati Hamenang Tindaklanjuti Aduan Warga Atas Pelayanan Di Desa Belangwetan



KLATEN (kasihinfo.com) - Bupati Klaten, Hamenang Wajar Ismoyo menindaklanjuti aduan warga yang sempat viral di media sosial terkait pelayanan administrasi di wilayah Desa Belangwetan. Hal tersebut disampaikan usai melakukan klarifikasi dan evaluasi terhadap pelayanan yang diberikan kepada masyarakat pada Rabu siang (13/5/2026).


Menanggapi hal tersebut, Mas Hamenang langsung meninjau dan meminta klarifikasi kepada kepala desa dan perangkat desa setempat.


“Menindaklanjuti aduan warga masyarakat yang sempat viral di media sosial, meskipun saya belum bisa bertemu langsung dengan yang bersangkutan [yang mengadu melalui media sosial], dan setelah kami minta klarifikasi, kami mendapatkan sejumlah penjelasan,” ujarnya.


Berdasarkan aduan yang beredar di media sosial, pelayanan di Desa Belangwetan disebut masih belum buka hingga pukul 08.30 WIB. Aduan tersebut juga menyebutkan bahwa proses penerbitan surat kematian tidak dapat dilakukan secara langsung.


Ia menjelaskan, saat kejadian berlangsung beberapa perangkat desa sedang berada di lapangan. Sementara itu, sebagian perangkat dan kepala desa sebenarnya masih berada di kantor.


“Kebetulan memang beberapa perangkat desa sedang ada di wilayah untuk pengecekan bantuan RTLH. Masih ada beberapa perangkat dan kepala desa sebenarnya juga di dalam kantor. Namun mungkin karena yang bersangkutan bukan warga sini dan tinggal di Jambukulon, ada pemahaman bahwa pengurusan akta kematian bisa langsung selesai dalam satu hari,” jelasnya.


Meski demikian, Mas Hamenang menegaskan bahwa pemerintah tetap melakukan evaluasi dan mendorong perbaikan pelayanan agar kejadian serupa tidak kembali terjadi di kemudian hari. Salah satu langkah yang akan dilakukan yakni penyediaan papan informasi terkait standar waktu pelayanan administrasi agar masyarakat memiliki pemahaman yang jelas mengenai proses yang dijalankan.


“Maka hari ini saya sampaikan kepada kepala desa dan perangkat desa agar melakukan perbaikan pelayanan kepada masyarakat. Perbaikannya nanti mungkin ada semacam papan informasi berkaitan dengan pelayanan. Misalnya yang sehari selesai, maksimal dua hari, atau maksimal tiga hari. Sehingga ada pemahaman bagi warga masyarakat,” lanjutnya.


Menurutnya, masyarakat tentu menginginkan pelayanan yang cepat, namun di lapangan terkadang terdapat sejumlah kendala teknis yang harus dihadapi. Oleh karena itu, pola komunikasi yang baik menjadi kunci utama dalam pelayanan publik.


“Kadang-kadang warga masyarakat semua ingin cepat, tetapi tentu di wilayah juga ada beberapa kendala. Namun sepanjang pola komunikasinya diperbaiki, insyaallah tidak akan menjadi masalah,” ungkapnya.


Mas Hamenang menegaskan komitmen Pemerintah Kabupaten Klaten untuk terus meningkatkan kualitas pelayanan publik secara bersama-sama demi memberikan pelayanan terbaik kepada masyarakat.


“Tetap ke depan kita akan semakin memperbaiki bersama-sama pelayanan yang ada,” pungkasnya

Lebih baru Lebih lama