Perkuat Sinergi TNI, Pemda dan Masyarakat Bangun Desa, TMMD Sengkuyung Tahap III 2026 Resmi Dibuka Di Desa Sedayu

TMMD Sengkuyung Tahap III Tahun Anggaran 2026 Wilayah Kodim 0723/Klaten resmi dimulai melalui upacara pembukaan yang digelar di Lapangan Desa Sedayu Kecamatan Tulung Kabupaten Klaten, Rabu (15/7/2026). 


Klaten kasihinfo.com – Program TNI Manunggal Membangun Desa (TMMD) Sengkuyung Tahap III Tahun Anggaran 2026 Wilayah Kodim 0723/Klaten resmi dimulai melalui upacara pembukaan yang digelar di Lapangan Desa Sedayu Kecamatan Tulung Kabupaten Klaten, Rabu (15/7/2026). 


Program terpadu antara TNI, pemerintah daerah, Polri dan masyarakat tersebut menjadi wujud nyata percepatan pembangunan desa sekaligus penguatan kemanunggalan TNI dengan rakyat melalui pembangunan fisik maupun nonfisik yang menyentuh langsung kebutuhan masyarakat.


Upacara pembukaan dipimpin oleh Penjabat Sekretaris Daerah Kabupaten Klaten, Jaka Purwanto, S.Sos., M.M., yang bertindak sebagai Inspektur Upacara mewakili Bupati Klaten. Kegiatan berlangsung khidmat dengan dihadiri unsur Forum Koordinasi Pimpinan Daerah (Forkopimda), jajaran TNI-Polri, organisasi perangkat daerah, pemerintah kecamatan, pemerintah desa, serta tokoh agama dan tokoh masyarakat.


Turut hadir dalam kegiatan tersebut Pasipers Korem 074/Warastratama Surakarta Mayor Cba (K) Lusy Ludhi Harawati, S.E., Staf Ahli Bupati Klaten Bidang Kemasyarakatan dan SDM Slamet, S.H., M.Si., Kepala Dispermasdes Kabupaten Klaten Dra. Wahyuni Sri Rahayu, M.Si., Kasdim 0723/Klaten Mayor Inf Ismail Syahruddin, S.Sos., Kepala Pelaksana BPBD Kabupaten Klaten Sahruna, S.H., C.N., Kasi Intel Kejaksaan Negeri Klaten mewakili Kepala Kejaksaan Negeri Klaten, Camat Tulung Hendri Pamukas, S.Sos., M.M., Danramil 16/Tulung Kapten Inf Luis Timor Riyanto, Kapolsek Tulung AKP Nur Sya'ban, para Danramil jajaran Kodim 0723/Klaten, para Kapolsek rayon Jatinom dan perwakilan, Perwira Staf Kodim 0723/Klaten, Kepala Desa Sedayu Sri Kuatno beserta perangkat desa, seluruh kepala desa se-Kecamatan Tulung, serta unsur masyarakat.


Dalam amanat Bupati Klaten yang dibacakan oleh Pj. Sekda Kabupaten Klaten, Jaka Purwanto menyampaikan apresiasi kepada jajaran TNI atas komitmen yang terus ditunjukkan melalui pelaksanaan TMMD sebagai bentuk pengabdian kepada masyarakat.


“Atas nama Pemerintah Kabupaten Klaten, saya menyampaikan ucapan selamat datang dan terima kasih yang setulus-tulusnya kepada jajaran TNI, yang kembali menunjukkan komitmen dan pengabdian nyata kepada masyarakat Kabupaten Klaten melalui pelaksanaan kegiatan TMMD Sengkuyung Tahap III ini,” ujar Jaka Purwanto saat membacakan amanat Bupati.


Dalam amanat tersebut dijelaskan bahwa TMMD merupakan wujud sinergi yang kokoh antara TNI, Pemerintah Daerah, Polri dan masyarakat dalam mempercepat pembangunan wilayah pedesaan sekaligus memperkuat persatuan dan kesatuan bangsa. Kolaborasi lintas sektor tersebut dinilai menjadi modal utama dalam mewujudkan pemerataan pembangunan yang berorientasi pada peningkatan kesejahteraan masyarakat.


Lebih lanjut disampaikan bahwa TMMD bukan sekadar program pembangunan fisik yang dilaksanakan secara rutin, melainkan simbol kemanunggalan TNI dan rakyat yang terus dipelihara melalui semangat gotong royong sebagai budaya bangsa.


“TMMD bukan sekadar program rutin pembangunan fisik semata. TMMD adalah simbol kemanunggalan TNI dengan rakyat. Ini merupakan momentum untuk menghidupkan kembali semangat gotong royong yang menjadi akar budaya luhur bangsa, sehingga terus dirawat dan diwujudkan dalam tindakan nyata di tengah masyarakat,” demikian kutipan amanat Bupati Klaten.


Bupati juga menegaskan bahwa pelaksanaan TMMD Sengkuyung Tahap III Tahun 2026 di Desa Sedayu difokuskan pada pembangunan yang memiliki dampak langsung terhadap kehidupan masyarakat, khususnya peningkatan infrastruktur pertanian dan aksesibilitas wilayah yang diharapkan mampu mendorong pertumbuhan ekonomi desa.


Di penghujung amanatnya, Bupati Klaten mengajak seluruh masyarakat Desa Sedayu untuk berpartisipasi aktif selama pelaksanaan TMMD.


“Keberhasilan TMMD tidak hanya diukur dari selesainya pembangunan fisik, tetapi juga dari tumbuhnya rasa memiliki, kepedulian, serta partisipasi aktif masyarakat. Saya mengajak seluruh warga Desa Sedayu untuk bersama-sama menyukseskan kegiatan ini, menjaga dan merawat seluruh hasil pembangunan agar manfaatnya dapat dirasakan dalam jangka panjang.”ungkap bupati dalam amanatnya


Sementara itu, dalam laporannya, Pasiter Kodim 0723/Klaten menyampaikan bahwa TMMD Sengkuyung Tahap III Tahun 2026 akan berlangsung selama 30 hari, mulai 15 Juli hingga 13 Agustus 2026, dengan sasaran pembangunan fisik maupun nonfisik yang telah disesuaikan dengan kebutuhan masyarakat Desa Sedayu.


Adapun sasaran fisik meliputi pembangunan talud jalan sepanjang 250 meter, betonisasi jalan desa sepanjang 770 meter, pembangunan lima unit jamban sehat, serta rehabilitasi tiga unit Rumah Tidak Layak Huni (RTLH). Selain itu, TMMD juga melaksanakan sejumlah kegiatan nonfisik berupa bazar UMKM, penyuluhan wawasan kebangsaan, serta pelayanan dan penyuluhan administrasi kependudukan (Dukcapil).


Berbagai sasaran tersebut diharapkan mampu meningkatkan kualitas infrastruktur desa, memperlancar mobilitas masyarakat, mendukung aktivitas pertanian, meningkatkan kualitas kesehatan lingkungan sekaligus memperkuat kapasitas masyarakat melalui edukasi dan pemberdayaan.


Usai pelaksanaan upacara, Kasdim 0723/Klaten Mayor Inf Ismail Syahruddin, S.Sos., mewakili Dandim 0723/Klaten, menegaskan bahwa TMMD merupakan program strategis yang mengedepankan kolaborasi seluruh komponen bangsa dalam membangun desa.


“Pembukaan Program TMMD Sengkuyung Tahap III Tahun 2026 di Desa Sedayu menjadi awal dari pelaksanaan berbagai sasaran fisik berupa pembangunan talud, jalan beton, rehabilitasi RTLH dan jambanisasi, yang dipadukan dengan sasaran nonfisik melalui penyuluhan wawasan kebangsaan dan pelayanan administrasi kepada masyarakat. Seluruh kegiatan ini merupakan hasil sinergi yang kuat antara TNI, Polri, Pemerintah Daerah, serta masyarakat,” ungkap Kasdim.


Kasdim menambahkan bahwa melalui semangat kebersamaan dan gotong royong, pelaksanaan TMMD diharapkan mampu memberikan manfaat yang berkelanjutan bagi masyarakat.


“Kami berharap melalui Program TMMD ini infrastruktur desa semakin baik, akses masyarakat semakin mudah, sektor pertanian semakin berkembang, serta perekonomian masyarakat ikut meningkat. Yang tidak kalah penting, kemanunggalan TNI dengan rakyat akan semakin kuat sebagai fondasi pembangunan di daerah,” pungkasnya. 


Pada program TMMD Sengkuyung Tahap III Tahun 2026 di Desa Sedayu menjadi salah satu bentuk nyata komitmen TNI bersama Pemerintah Kabupaten Klaten dalam mendukung percepatan pembangunan wilayah pedesaan secara terpadu. Dengan mengedepankan semangat gotong royong, kolaborasi lintas sektor dan partisipasi aktif masyarakat, diharapkan seluruh sasaran pembangunan dapat diselesaikan tepat waktu dan memberikan manfaat yang berkelanjutan bagi peningkatan kesejahteraan masyarakat Desa Sedayu maupun Kabupaten Klaten secara umum. (Red)

Lebih baru Lebih lama