Klaten kasihinfo.com – Komitmen TNI Angkatan Darat dalam mendukung percepatan pembangunan infrastruktur pedesaan terus diwujudkan melalui sinergi dengan pemerintah daerah dan masyarakat. Salah satu upaya tersebut ditunjukkan dengan pelaksanaan survei rencana pembangunan Jembatan Garuda Perintis di wilayah Kabupaten Klaten yang dipimpin Aster Kasdam IV/Diponegoro, Kolonel Inf Gede S, didampingi Komandan Kodim 0723/Klaten Letkol Inf Slamet Hardianto, S.H., M.I.P., Rabu (15/7/2026).
Survei dilaksanakan di dua titik lokasi yang menjadi prioritas pembangunan, yakni Desa Kahuman Kecamatan Ngawen dan Desa Kalikotes Kecamatan Kalikotes Kabupaten Klaten. Kegiatan tersebut bertujuan memastikan kesiapan lokasi sekaligus menginventarisasi berbagai aspek teknis maupun manfaat sosial yang akan diperoleh masyarakat apabila pembangunan jembatan dapat direalisasikan.
Dalam pelaksanaan survei, rombongan didampingi oleh Danramil jajaran di wilayah masing-masing, Kepala Desa Kahuman dan Kepala Desa Kalikotes, para Babinsa setempat, Staf Teritorial Kodim 0723/Klaten, serta personel Denzibang yang membidangi konstruksi, yaitu anggota Densubzibang Surakarta. Peninjauan dilakukan secara menyeluruh terhadap kondisi geografis, bentang sungai, akses jalan menuju lokasi, serta potensi pemanfaatan jembatan bagi masyarakat sekitar.
Dandim 0723/Klaten Letkol Inf Slamet Hardianto, S.H., M.I.P., menjelaskan bahwa kegiatan survei merupakan tahapan penting sebelum pelaksanaan pembangunan agar seluruh aspek dapat dipersiapkan secara matang.
“Pembangunan infrastruktur, khususnya jembatan, memiliki nilai strategis karena menjadi penghubung aktivitas masyarakat. Kehadiran kami bersama Aster Kasdam IV/Diponegoro untuk memastikan bahwa rencana pembangunan benar-benar memberikan manfaat nyata bagi warga. Kodim 0723/Klaten siap mendukung seluruh tahapan agar pembangunan nantinya dapat berjalan sesuai perencanaan dan memberikan dampak positif bagi peningkatan kesejahteraan masyarakat,” ujar Dandim.
Menurutnya, pembangunan jembatan bukan hanya menghadirkan sarana fisik semata, tetapi juga membuka akses ekonomi, pendidikan, pelayanan kesehatan, hingga memperkuat konektivitas antarwilayah yang selama ini masih terkendala kondisi medan.
Pada lokasi pertama di Desa Kahuman Kecamatan Ngawen, rombongan melakukan peninjauan langsung terhadap titik yang direncanakan menjadi lokasi pembangunan jembatan. Berdasarkan hasil pemaparan pemerintah desa, keberadaan jembatan tersebut menjadi kebutuhan yang telah lama dinantikan masyarakat.
Kepala Desa Kahuman, Werdoyo Joko Sumitro menyampaikan bahwa pembangunan Jembatan Garuda Perintis akan memberikan manfaat besar bagi warga desanya, terutama dalam menunjang aktivitas pertanian yang menjadi mata pencaharian utama masyarakat.
“Masyarakat sangat berharap pembangunan jembatan ini dapat segera direalisasikan. Selama ini akses menuju lahan pertanian masih cukup sulit, sehingga keberadaan jembatan akan sangat membantu mobilitas warga. Diperkirakan sekitar 1.000 jiwa akan merasakan manfaat langsung dari pembangunan jembatan ini,” ungkap Werdoyo.
Ia menambahkan bahwa selain memperlancar distribusi hasil pertanian, keberadaan jembatan juga diyakini mampu mempercepat aktivitas ekonomi masyarakat sekaligus meningkatkan nilai produktivitas wilayah.
Selanjutnya, rombongan bergerak menuju Desa Kalikotes Kecamatan Kalikotes, untuk melaksanakan survei di lokasi kedua. Di lokasi tersebut, tim meninjau kondisi eksisting serta melakukan pencermatan terhadap kebutuhan teknis pembangunan yang nantinya akan menjadi dasar penyusunan perencanaan lebih lanjut.
Kepala Desa Kalikotes, Ponidi, menyampaikan apresiasi atas perhatian TNI terhadap kebutuhan infrastruktur di wilayahnya. Menurutnya, jembatan yang direncanakan akan menjadi akses vital bagi masyarakat dalam menjalankan berbagai aktivitas sehari-hari.
“Rencana pembangunan jembatan ini akan memberikan manfaat bagi sekitar 200 kepala keluarga atau kurang lebih 700 jiwa. Nantinya jembatan ini sangat dibutuhkan warga sebagai jalur aktivitas sehari-hari, mulai dari akses menuju lahan pertanian, anak-anak menuju sekolah, hingga berbagai kegiatan ekonomi masyarakat,” jelas Ponidi.
Ia berharap pembangunan tersebut dapat segera terealisasi sehingga mampu meningkatkan kualitas pelayanan publik sekaligus memperlancar konektivitas antarwilayah.
Selama kegiatan berlangsung, Aster Kasdam IV/Diponegoro bersama Dandim 0723/Klaten juga melakukan dialog dengan pemerintah desa dan masyarakat untuk menggali berbagai informasi mengenai kondisi lapangan, tingkat kebutuhan masyarakat, serta potensi manfaat jangka panjang yang akan diperoleh apabila pembangunan jembatan terlaksana.
Hasil survei lapangan tersebut selanjutnya akan menjadi bagian dari bahan kajian dan evaluasi dalam proses perencanaan pembangunan Jembatan Garuda Perintis. Melalui pendekatan yang cermat dan berbasis kebutuhan masyarakat, diharapkan pembangunan nantinya benar-benar tepat sasaran serta mampu memberikan manfaat berkelanjutan bagi warga.
Kegiatan ini sekaligus mencerminkan komitmen Kodam IV/Diponegoro bersama Kodim 0723/Klaten dalam mendukung program pembangunan nasional melalui penyediaan infrastruktur yang mampu meningkatkan konektivitas, memperkuat ketahanan wilayah, serta mendorong pertumbuhan ekonomi masyarakat pedesaan. Sinergi antara TNI, pemerintah daerah dan pemerintah desa diharapkan terus menjadi fondasi dalam mewujudkan pemerataan pembangunan yang berorientasi pada kepentingan dan kesejahteraan masyarakat. (Red)
