Syukuran Banyu Desa Ngrundul Semarak, Ribuan Warga Ikuti Kirab Budaya

 

Pemerintah Desa Ngrundul, Kecamatan Kebonarum, Kabupaten Klaten menggelar rangkaian kegiatan Syukuran Banyu pada Jumat (17/7/2026)

Klaten kasihinfo.com  – Pemerintah Desa Ngrundul, Kecamatan Kebonarum, Kabupaten Klaten menggelar rangkaian kegiatan Syukuran Banyu pada Jumat (17/7/2026). Kegiatan tersebut menjadi wujud rasa syukur sekaligus upaya melestarikan budaya Jawa melalui kirab budaya, pembagian sembako, hingga pagelaran wayang kulit semalam suntuk.


Kepala Desa Ngrundul, Hari Purnama, S.Sos, mengatakan kegiatan tahun ini meliputi kirab budaya yang diikuti warga dari 12 RW, pembagian sembako kepada seluruh kepala keluarga di Desa Ngrundul, serta pagelaran wayang kulit sebagai puncak acara.


"Syukuran Banyu ini merupakan bentuk rasa syukur kepada Tuhan Yang Maha Esa sekaligus upaya menjaga dan melestarikan budaya Jawa agar tetap hidup di tengah masyarakat," ujarnya.


Kirab budaya berlangsung meriah dengan menampilkan 13 gunungan, terdiri atas 12 gunungan dari masing-masing RW dan satu gunungan dari Pemerintah Desa Ngrundul. Kegiatan tersebut diikuti lebih dari 1.000 peserta yang telah mendaftar. Sementara itu, bantuan sembako dibagikan kepada sekitar 1.500 kepala keluarga di Desa Ngrundul.


Pada malam harinya, masyarakat disuguhi pagelaran wayang kulit di Lapangan Umbul Brondong, Desa Ngrundul. Pertunjukan menghadirkan dalang Ki Kusni Kesdik Tri Sula dengan lakon "Puntodewo Maneges, Tirto Manikmoyo Mahadi", serta dimeriahkan bintang tamu Tatin Titok, Elisa Orcarus, dan Gareng Tralala.


Pagelaran wayang kulit dihadiri Bupati Klaten yang diwakili Staf Ahli Bidang Pemerintahan dan Kesejahteraan Rakyat, Sutopo, bersama jajaran Forkopimcam, unsur Dewan Kesenian, tokoh masyarakat, dan ribuan warga yang antusias menyaksikan pertunjukan hingga malam hari.


Mewakili Camat Kebonarum, Sekretaris Kecamatan Kebonarum Subarko Sutomo menyampaikan apresiasi atas terselenggaranya kirab budaya yang melibatkan ribuan peserta.


Menurutnya, kegiatan tersebut tidak hanya menjadi sarana pelestarian budaya, tetapi juga mampu menghidupkan kesenian tradisional sekaligus mendorong pertumbuhan ekonomi masyarakat melalui peningkatan aktivitas pelaku UMKM di sekitar lokasi kegiatan.


Sementara itu, perwakilan BUMDes Desa Ngrundul, Puput Fuadi, menjelaskan bahwa kirab budaya tahun 2026 merupakan penyelenggaraan yang ketiga sejak kepemimpinan Kepala Desa Hari Purnama.


Ia mengatakan konsep kegiatan tahun ini hampir sama dengan tahun sebelumnya, dengan tujuan utama mengajak masyarakat terus nguri-uri budaya, memperkuat rasa syukur kepada Tuhan Yang Maha Esa, serta membangkitkan perekonomian masyarakat dan pelaku UMKM di Desa Ngrundul.

( Wiwit )

Lebih baru Lebih lama