Pekanbaru kasihinfo.com – Wakil Ketua *Forum Kerukunan Umat Beragama (FKUB) Provinsi Riau, Pnt. Frans P.F. Sirait, S.Si.*, memberikan apresiasi tinggi atas kunjungan empati dan doa yang dilakukan *Asosiasi FKUB Indonesia* yang dipimpin *Ratu Ida Pangelingsir Agung Putra Sukahet* ke Nusa Tenggara Timur dan sejumlah Kabupaten/Kota terdampak gempa 7,7 SR.
*"Kunjungan tersebut adalah BUKTI bahwa para Tokoh Agama peduli kepada nasib Bangsa ini"*, tegas Pnt. Frans P.F. Sirait, S.Si.
Menurut beliau, kehadiran langsung para pemuka agama ke lokasi bencana memiliki 4 makna penting *Pertama*, sebagai *BUKTI KEPEDULIAN*. Bahwa para tokoh lintas agama tidak tinggal diam melihat penderitaan saudara sebangsa di NTT.
*Kedua*, sebagai *PEMICU*. Menjadi pemicu bagi seluruh _Stake Holder_ lainnya, baik pemerintah, TNI-Polri, ormas, maupun lembaga kemanusiaan agar segera turun ke wilayah bencana.
*Ketiga*, sebagai *DUKUNGAN MORAL DAN MATERIAL*. Memberikan kekuatan batin sekaligus bantuan nyata bagi seluruh rakyat yang sedang tertimpa bencana.
*Keempat*, sebagai *PERMOHONAN*. Memanjatkan doa kepada Tuhan Allah di Sorga agar tidak ada lagi korban jiwa akibat bencana alam.
*"Kami di FKUB Riau sangat mengapresiasi langkah ini. Ini menunjukkan bahwa kerukunan bukan hanya diucapkan, tetapi diwujudkan dalam tindakan nyata saat bangsa dalam duka"* tutupnya.
Kunjungan Asosiasi FKUB Indonesia ke NTT merupakan bentuk nyata semangat _Bhinneka Tunggal Ika_ dan gotong royong kebangsaan dalam merespon bencana.
GEMPA NTT 15 AGUSTUS 2026*
Per data BNPB 30 Agustus 2026: 111 orang meninggal, >1.678 luka, 179.037 pengungsi di 7 kabupaten terdampak.
( *Moch.Isnaeni* )

Posting Komentar